Resistensi Antibiotik dan AMR Terus Meningkat di Indonesia, Apa Sebab?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 12:14 WIB
Resistensi Antibiotik dan AMR Terus Meningkat di Indonesia, Apa Sebab?
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI ungkap masalah resietensi antibiotik atau resistensi antimikroba (AMR) meningkat di Indonesia.

Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimkiroba atau KPRA Kemenkes RI, Dr. Anis Karuniawati, mengatakan banyak orang mengonsumsi antibiotik tanpa tahu apa penyakit yang dideritanya.

"Kebutuhan laboratorium yang tersebar merata di Indonesia belum terpenuhi, sehingga banyak antibiotik diberikan tanpa tahu persis penyebab penyakitnya. Meski data terbatas, terlihat jelas terdapat peningkatan masalah AMR di Indonesia," ujar Dr. Anis dalam acara diskusi bersama WHO dan FAO di Westin Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Menurutnya, tiap tahun terjadi peningkatan prevalensi bakteri resisten antibiotik yang menjadi penyebab infeksi, terutama infeksi berat seperti tuberkulosis (TBC), radang paru, dan sepsis.

Bahkan di 2019, prevalensi dua jenis bakteri yang resistensi terhadap antibiotik sefalosporin generasi 3, mencapai lebih dari 60 persen.

Fenomena resitensi antibiotik ini juga sempat dilabeli Wakil Menteri Kesehatan Indonesia, Dante Saksono Harbuwono sebagai pandemi senyap. Apalagi Indonesia berisiko jadi satu dari lima negara dengan kasus resistensi antibiotik tertinggi dunia di 2030 mendatang.

Seperti diketahui, AMR menyebabkan penyakit infeksi bakteri jadi lebih sulit diobati, penyakit lebih menyebar cepat, hingga menyebabkan kematian karena sakit parah dan jadi bumerang kemajuan ilmu kedokteran.

Tak main-main, kerugian ekonomi global akibat AMR diperkirakan mencapai 100 triliun du 20250 mendatang, sehingga AMR bisa mengancam semua orang.

Antimikroba adalah obat-obatan untuk membunuh atau menghentikan perkembangbiakan mikroorganisme atau kuman yang menjadi penyebab penyakit infeksi.

Sedangkan resistensi antimikroba atau antimicrobial resistance (AMR) adalah kondisi ketika mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, atau parasit) menjadi kebal atau resisten terhadap pengobatan antimikroba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Hadapi Pandemi Kuman Super yang Kebal Antibiotik

India Hadapi Pandemi Kuman Super yang Kebal Antibiotik

Health | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:20 WIB

Ibu Hamil Jangan Asal Konsumsi Antibiotik, Bisa Berdampak pada Janin

Ibu Hamil Jangan Asal Konsumsi Antibiotik, Bisa Berdampak pada Janin

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Apoteker PINTAR Kota Semarang Berkomitmen Cegah Resistensi Antibiotik

Apoteker PINTAR Kota Semarang Berkomitmen Cegah Resistensi Antibiotik

Your Say | Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:22 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB