Tanya Dokter: Bagaimana Caranya Agar Anak Tidak Stunting, Dok?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 11 November 2022 | 09:14 WIB
Tanya Dokter: Bagaimana Caranya Agar Anak Tidak Stunting, Dok?
Ilustrasi stunting (Freepik.com)

Suara.com - Stunting merupakan gagal tumbuh yang yang dialami anak akibat faktor zat gizi tidak cukup dalam jangka waktu lama. Kondisi itu mengakibatkan anak bertubuh pendek dan kemampuan intelektual rendah. 

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K)., mengatakan bahwa 1 dari 4 anak Indonesia, atau 24 persen, dilaporkan mengalami stunting.

"Stunting itu gampangnya kondisi perawakan pendek akibat faktor nutrisi atau infeksi kronik," kata dokter Piprim dalam konferensi pers virtual bersama Primaku, Kamis (10/11/2022). 

Kenapa stunting bisa terjadi dan bagaimana cara mencegahnya? Pada artikel Tanya Dokter kali ini akan dijelaskan oleh dokter Piprim.

Ilustrasi stunting pada anak. [Istimewa]
Ilustrasi stunting pada anak. [Istimewa]

Kenapa anak bisa stunting, dok?

Akar masalahnya adalah di tubuh anak itu ada saklar pertumbuhan yang disebut dengan mTOR-C. Kalau mTOR-C dihidupkan maka pertumbuhan tulang, pertumbuhan otot, pertumbuhan saraf, pertumbuhan usus, pertumbuhan darah, juga pembesaran organ akan tumbuh. Anak jadi tinggi, cerdas, dan lain-lain. Organnya juga jadi optimal. 

Fungsinya mTOR-C itu dipicu cukupnya kadar asam amino esensial di dalam tubuh anak. Pada anak-anak stunting, kadar asam amino esensial itu sangat rendah. Asam amino esensial didapat dari protein hewani. 

Poblemnya, di Indonesia itu orang tua kasih anaknya asal kenyang. Nasi satu piring mentung, menunya perkedel kentang, mie instan, minumnya kental manis atau susu coklat gulanya 20 persen. Jadi karbo, karbo, gula. Proteinnya enggak ada sama sekali. Bukan kalorinya yang kurang, tapi proteinnya yang kurang. Ini berdasarkan laporan dari satgas stunting di lapangan seperti itu.

Lalu bagaimana cara cegah stunting tersebut?

baca juga

Kita harus merujuk ke akar masalahnya. Jadi pertama kali dilakukan pemantauan begitu sudah mulai ada penyimpangan. Sebelum terjadi penyimpangan sebetulnya mesti kita intervensi dengan optimal. Kalau masih awal itu meningkatkan kecukupan protein hewani. Stunting terjadi selama seribu hari oertama kehidupan anak.

Kita sangat concern dengan itu karena ini fase emas atau golden period dari pertumbuhan anak, khususnya pertumbuhan otak. Jadi kalau terjadi gangguan pertumbuhan di fase ini mungkin nanti tinggi badannya bisa menyusul, tetapi kecerdasannya dan aspek lain itu bisa jadi tidak terkejar. Oleh karena itu sejak lahir usahakan anak terpantau ketat jangan sampai ada penyimpangan dari kurva pertumbuhan maupun perkembangan. Jadi jangan sampai menunggu stunting.

Apa makanan yang baik untuk cegah anak stunting?

Protein hewani itu yang paling banyak mengandung asam amino esensial. Selain itu, pada protein hewani juga sudah dilengkapi dengan lemak. Pilihannya bisa pada ikan kembung untuk harga yang lebih terjangkau daripada ikan salmon.

Punya pertanyaan seputar kesehatan, diet, hingga urusan ranjang? Suara.com bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tulis pertanyaan Anda di kolom komentar, untuk bisa dijawab oleh pakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiesha Alvaro Punya Keinginan Nikah Muda, Ungkap Reaksi Pasha Ungu

Kiesha Alvaro Punya Keinginan Nikah Muda, Ungkap Reaksi Pasha Ungu

Riau | Jum'at, 11 November 2022 | 08:16 WIB

Obat Sirup yang Dicabut Izin Edarnya Bertambah Menjadi 73 Merk dari 5 Perusahaan Farmasi

Obat Sirup yang Dicabut Izin Edarnya Bertambah Menjadi 73 Merk dari 5 Perusahaan Farmasi

Depok | Jum'at, 11 November 2022 | 08:10 WIB

Zainut Tauhid Saadi: Anak Muda Diminta Kreatif Perangi Ekstremisme

Zainut Tauhid Saadi: Anak Muda Diminta Kreatif Perangi Ekstremisme

Metro | Jum'at, 11 November 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×