Gita Savitri Pakai Stunting Untuk Hujat Warganet, Pakar Tidak Setuju dan Bilang Begini

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 13 Desember 2022 | 16:10 WIB
Gita Savitri Pakai Stunting Untuk Hujat Warganet, Pakar Tidak Setuju dan Bilang Begini
Gita Savitri (Gitasav)

Suara.com - Nama Gita Savitri belum lama ini menjadi perbincangan warganet setelah pernyataan kontroversinya mengenai komunitas LGBT. Pernyataan ini dibuatnya saat menanggapi para pemain bola Jerman berpose menutup mulut saat bertanding di Piala 2022 yang berlangsung di Qatar.

Pernyataannya itu menuai hujatan bagi warganet karena dinilai pro LGBT. Warganet langsung menyerbunya di kolom komentar. Namun, bukan meminta maaf, Gita Savitri justru semprot balik warganet yang mengomentarinya.

Bahkan, Gita Savitri malah menyebutkan warganet yang tidak setuju dengannya mengalami stunting karena dinilai pemikirannya lamban.

"Gue sudah bacot-bacot poin yang lo bisa dapat adalah 'Gita emang merasa paling bener' ya sis? Dulu lo stunting kali yah makanya agak lamban," tulis Gita Savitri beberapa waktu lalu.

Inflluencer Gita Savitri Devi. [Instagram/@gitasav]
Inflluencer Gita Savitri Devi. [Instagram/@gitasav]

"Nih lagi orang stunting nambah satu. Freak," timpal Gita Savitri menyemprot netizen lainnya.

Hal tersebut lantas membuat warganet kesal. Apalagi ia menyindir stunting. Warganet juga berkomentar kalau ucapannya itu bisa menyinggung para orang tua dengan kondisi anak stunting. Apalagi, ia juga secara tidak langsung membuat stereotipe orang dengan pemikiran lambat pasti mengalami stunting.

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Utama dan Chairman Health Collaborative Center (HCC), Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK mengatakan, sebagai influencer seharusnya sangat penting mengetahui informasi yang jelas. Hal ini karena pernyataan yang salah bisa saja memengaruhi pandangan orang lain.

“Yang harus diperhatikan itu, dampak dari false information terutama pada kesehatan itu luar biasa, apalagi banyak masyarakat yang perilakunya salah karena dipengaruhi influencer, padahal studinya udah ada,” jelas Dokter Ray saat diwawancarai, Selasa (13/12/2022).

Lebih lanjut, menurut Dokter Ray, masyarakat juga harus bisa memilah sumber ungkapan orang tersebut, sehingga tidak mudah percaya.

baca juga

“Untuk menyaring informasi, kita harus lihat sumbernya dulu, siapa yang ngomong, supaya masyarakat enggak mudah percaya,” sambungnya.

Sependapat dengan Dokter Ray, Pengamat Psikososial dan Budaya, Endang Mariani mengatakan dalam menentukan seseorang stunting tidak bisa melihat dari apakah orang tersebut bodoh atau tidak.

 “Kita enggak bisa bilang ‘oh anaknya bodoh ini itu’ itu sangat relatif, karena enggak ada anak yang bodoh sebetulnya. Lalu tolak ukurnya seperti apa, misalnya IQ, belum tentu IQ satu-satunya menentukan bahwa dia pintar gitu atau bodoh gitu. Mungkin dia punya kelebihan lain,” jelas Endang.

“Jadi enggak bisa kita generalisir bahwa itu ketidakmampuan seseorang untuk mencapai sesuatu kriteria tertentu hanya karena stunting,” lanjut Endang.

Menurut Endang, penentu seseorang stunting harus berdasarkan tolak ukur dan kriteria tertentu sehingga bisa didiagnosa ia mengalami masalah tersebut. Menurutnya semua itu membutuhkan prosedur hingga orang tersebut ditetapkan mengalami stunting.

“Jadi enggak bisa digeneralisir, untuk menentukan stunting kan ada ukurannya, ini dianggap gizi buruk, ini dianggap kurang, tapi ini dinyatakan atau didiagnosis stunting itu enggak gampang atau ada prosedurnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Rusia Vladimir Putin Sahkan UU Anti-LGBT, Pelanggar Bisa Didenda Sampai Rp 1,2 Miliar!

Presiden Rusia Vladimir Putin Sahkan UU Anti-LGBT, Pelanggar Bisa Didenda Sampai Rp 1,2 Miliar!

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 09:57 WIB

5 Fakta dan Profil Gita Savitri: Lulusan Jerman dan Memilih Childfree

5 Fakta dan Profil Gita Savitri: Lulusan Jerman dan Memilih Childfree

Lifestyle | Jum'at, 02 Desember 2022 | 16:15 WIB

Selain Opini Tentang LGBT, Deretan Kontroversi Gita Savitri Ini Juga Bikin Heboh Warganet

Selain Opini Tentang LGBT, Deretan Kontroversi Gita Savitri Ini Juga Bikin Heboh Warganet

Video | Senin, 28 November 2022 | 18:57 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×