Panembahan Al Nahyan Cucu Jokowi Disorot karena Kebiasaan Ngedot, Memangnya Buruk Ya untuk Anak?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 16 Desember 2022 | 07:05 WIB
Panembahan Al Nahyan Cucu Jokowi Disorot karena Kebiasaan Ngedot, Memangnya Buruk Ya untuk Anak?
Panembahan Al Nahyan (Instagram)

Suara.com - Anak kedua Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Panembahan Al Nahyan Nasution jadi sorotan setelah pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, termasuk saat anak dua tahun itu belum lepas dari dot.

Potret Al Nahyan masih minum pakai dot ini terlihat di berbagai momen, dari mulai saat keluar mobil bersama Presiden Jokowi dan Iriana, saat digendong sang ayah sambil menggenggam dot, dan potret ngedot di atas mobil yang paling baru dibagikan Erina melalui Instagram Story.

"Baby boss dan dotnya," tulis @erinagudono dikutip suara.com, Kamis (15/12/2022).

Meme Kocak Al Nahyan vs Kaesang (Instagram)
Meme Kocak Al Nahyan vs Kaesang (Instagram)

Dalam potret yang dibagikan, tidak jarang Al Nahyan juga kerap minum dari dot sambil berdiri, yang membuat banyak netizen gemas dan tidak sedikit pula yang mengkritisi.

Sementara itu, sebagian besar orang tua pilih memberikan dot kepada anak, terlebih saat mereka sudah tidak mengonsumsi ASI dan mulai proses menyapih.

Tapi ada juga loh dampak buruk dot bagi perkembangan buah hati yang harus diwaspadai, seperti mengutip Hello Sehat sebagai berikut:

1. Mengalami Bingung Puting

Menyusui adalah proses yang alami dan sebagian bayi perlu waktu agar terbiasa dengan puting ibu. Namun, ada pula kondisi bingung puting pada bayi yang kesulitan menghisap ASI.

Salah satu penyebab dari masalah menyusui ini adalah ketika anak sudah terbiasa menggunakan dot serta empeng.

2. Alami Infeksi Telinga

Penggunaan empeng bayi dapat meningkatkan risiko infeksi telinga bagian tengah atau disebut sebagai otitis media.

Ini terjadi karena kuman atau bakteri pada rongga hidung bisa naik hingga tuba eustachius dan masuk ke dalam telinga.

3. Masalah Gigi

Penggunaan empeng dalam jangka waktu normal, umumnya tidak menyebabkan masalah gigi jangka panjang.

Namun, penggunaan empeng dalam waktu yang lama (lebih dari 2 tahun) dapat menyebabkan gigi anak menjadi tidak sejajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Dia Bintangnya' Bukti Al Nahyan Idola Semua Kalangan, Banjir Komentar Dari Akun Centang Biru

'Dia Bintangnya' Bukti Al Nahyan Idola Semua Kalangan, Banjir Komentar Dari Akun Centang Biru

| Kamis, 15 Desember 2022 | 20:33 WIB

'Dendam' Panembahan Al Nahyan ke Tulang Kaesang Pangarep Akhirnya Terbalas!

'Dendam' Panembahan Al Nahyan ke Tulang Kaesang Pangarep Akhirnya Terbalas!

Sumbar | Kamis, 15 Desember 2022 | 18:17 WIB

Bobby Nasution Maafin Orang yang Sebut Nahyan Kurang Dididik, Warganet: Enak Kan Punya Presiden Pak Jokowi?

Bobby Nasution Maafin Orang yang Sebut Nahyan Kurang Dididik, Warganet: Enak Kan Punya Presiden Pak Jokowi?

| Kamis, 15 Desember 2022 | 18:05 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB