Jangan Sepelekan Demam Berdarah Dengue, Kenali Gejalanya untuk Cegah Kematian Pada Anak

M. Reza Sulaiman

Kamis, 15 Juni 2023 | 08:55 WIB
Jangan Sepelekan Demam Berdarah Dengue, Kenali Gejalanya untuk Cegah Kematian Pada Anak
Ilustrasi demam berdarah dengue. (Shutterstock)

Suara.com - Demam berdarah dengue alias DBD masih menjadi momok bagi masyarakat. Sayangnya, penyakit ini kerap dianggap sepele hingga tidak sedikit pasien yang mengalami komplikasi dan kematian karena telat mendapat pengobatan.

Data dari Kementerian Kesehatan menyebut di tahun 2022, jumlah kasus dengue mencapai 131.265 kasus yang mana sekitar 40% adalah anak-anak usia 0-14 tahun. Sementara, jumlah kematiannya mencapai 1.135 kasus dengan 73 persen terjadi pada anak usia 0-14 tahun.

Gejala Demam Berdarah Dengue

Dengue disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya meliputi:

  • demam tinggi,
  • nyeri otot dan sendi,
  • sakit kepala.

Jika kondisi pasien memburuk menjadi demam berdarah dengue (DBD), maka pasien dapat mengalami tanda perdarahan seperti:

  • mimisan,
  • gusi berdarah,
  • bintik-bintik merah pada kulit.

Memahami gejala dan penyebab dengue dapat membantu masyarakat mengenali dan mencegah penyebaran penyakit ini.

ASEAN Dengue Day

ASEAN Dengue Day adalah peringatan tahunan yang diadakan di kawasan ASEAN pada tanggal 15 Juni untuk meningkatkan kesadaran tentang demam dengue dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat.

Pada tahun 2023, ASEAN Dengue Day menjadi momen penting di mana negara-negara anggota ASEAN bersatu untuk memerangi demam dengue secara bersama-sama.

baca juga

Momen ini menjadi penting karena demam dengue masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di kawasan ASEAN. Di Indonesia, total angka kasus DBD meningkat dari 73.518 orang pada 2021 menjadi 131.265 kasus pada 2022. Masih banyak dari pasien tersebut yang mengalami komplikasi serius atau bahkan kematian.

Melalui ASEAN Dengue Day, negara-negara anggota ASEAN dapat bekerja sama dalam menggalang dukungan, berbagi informasi, dan meningkatkan upaya pencegahan untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat demam dengue.

Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)
Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)

Fasilitas layanan Kesehatan di daerah DKI Jakarta juga turut ikut serta dalam memerangi demam dengue. Salah satu di antaranya adalah Klinik Utama ACR CARE yang turut berperan dengan menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi dan melindungi masyarakat dari demam dengue. ACR CARE mengadopsi pendekatan yang holistik dalam pencegahan dan pengendalian demam dengue.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh klinik ini termasuk:

Penyuluhan masyarakat: ACR CARE menyelenggarakan kampanye tentang demam dengue, memberikan informasi tentang cara mencegah dan mengenali penyakit ini. Mereka juga berbagi tips tentang pengendalian nyamuk Aedes aegypti dan mempromosikan kebersihan lingkungan.

Diagnosis cepat dan pengobatan: ACR CARE menawarkan layanan konsultasi dengan dokter, pemeriksaan darah untuk mengkonfirmasi diagnosis dan pengobatan dengue kepada pasien. Dengan adanya akses yang mudah ke layanan medis, pasien dapat segera mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Kampanye pembasmian nyamuk: ACR CARE juga aktif dalam kampanye pembasmian nyamuk di lingkungan sekitar. Mereka mengajak masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pengendalian nyamuk, seperti menguras tempat penampungan air, menggunakan kelambu anti-nyamuk, dan menggunakan repelen nyamuk.

Dengan meningkatkan kesadaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, kita dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari nyamuk Aedes aegypti dan mengurangi risiko penyebaran demam dengue.

Melalui upaya bersama, seperti yang dilakukan oleh Klinik Utama ACR CARE, kita dapat mencapai lingkungan yang sehat dan bebas dari dengue. Bergabunglah dalam perjuangan ini dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan menjaga kebersihan lingkungan Anda. Bersama-sama, kita bisa mengatasi dengue dan melindungi kesehatan kita serta generasi mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus DBD Diperkirakan Akan Meningkat Tahun Ini, Begini Pencegahannya

Kasus DBD Diperkirakan Akan Meningkat Tahun Ini, Begini Pencegahannya

Purwasuka | Selasa, 13 Juni 2023 | 09:00 WIB

Kemenkes Prediksi Tahun 2023 Kasus DBD Akan Meningkat Karena Ini

Kemenkes Prediksi Tahun 2023 Kasus DBD Akan Meningkat Karena Ini

Purwasuka | Selasa, 13 Juni 2023 | 08:43 WIB

5 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Cocok untuk Musim Hujan

5 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Cocok untuk Musim Hujan

Your Say | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:23 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×