7 Fakta Rice Bran Oil, Benar Bisa Bikin Gorengan Lebih Sehat?

Vania Rossa

Selasa, 19 Desember 2023 | 15:48 WIB
7 Fakta Rice Bran Oil, Benar Bisa Bikin Gorengan Lebih Sehat?
ilustrasi rice bran oil (freepik.com)

Suara.com - Masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari konsumsi minyak goreng dalam kesehariannya. Hal ini lantaran kuliner tanah air sangat didominasi oleh makanan 'gorengan', yang jenisnya bervariasi dari daerah satu ke daerah lain.

Di sisi lain, ada stigma di kalangan masyarakat yang berpendapat bahwa proses penggorengan dapat menyebabkan hasil masakan menjadi tidak sehat. Itu sebabnya, masyarakat pun mencari alternatif minyak nabati yang bisa membuat hasil gorengan menjadi lebih sehat.

Salah satu yang kini mulai dilirik adalah rice bran oil alias minyak bekatul atau minyak dedak. Seperti namanya, minyak nabati ini berasal dari ekstraksi kulit padi. Minyak ini banyak digunakan sebagai pengganti minyak goreng, dan diyakini lebih sehat daripada minyak zaitun.

Rice bran oil digadang-gadang mengandung antioksidan yang lebih tinggi daripada minyak zaitun. Selain itu, rice bran oil juga disebut lebih tahan panas sehingga nilai gizi makanan yang digoreng tidak berkurang meski dimasak pada suhu tinggi.

Penasaran dengan minyak nabati yang satu ini? Simak 7 faktanya di bawah ini, dilansir dari Healthline.

1. Mengandung segudang nutrisi

Rice bran oil disebut memiliki banyak manfaat kesehatan sehingga dapat dikonsumsi bagi yang menjalankan pola hidup sehat atau diet sekalipun. Kandungan nutrisinya mencakup serat, vitamin E, vitamin K, kalsium, natrium, zat besi, kalium, dan juga antioksidan

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Rice bran oil mengandung fitosterol dan asam lemak omega-3 yang membantu meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak rentan terkena penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, bahkan jamur.

baca juga

3. Menjaga kesehatan jantung

Ilustrasi kesehatan jantung perempuan. (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan jantung. (Shutterstock)

Dr. Yohan Samudra, Sp.GK, dalam acara peluncuran Sania Royale Rice Bran Oil di Jakarta beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa minyak bekatul murni, yang diekstrak dari lapisan kulit beras, merupakan sumber yang kaya gamma oryzanol. Gamma oryzanol adalah kelompok senyawa fitosterol yang ditemukan secara alami dalam beras, terutama dalam bagian kulit beras dan lapisan aleuron (lapisan tipis di antara bagian luar dan dalam butir beras).

“Gamma oryzanol adalah senyawa yang ditemukan dalam minyak beras dimana kandungan ini memiliki beberapa manfaat yang membuat asupan minyak yang mengandung gamma oryzanol menjadi penting dalam konteks kesehatan. Contohnya Gamma oryzanol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat). Ini dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan meningkatkan profil lipid secara keseluruhan,” papar Dokter Yohan.

4. Mengurangi risiko terkena kanker

Lebih lanjut, dr. Yohan juga mengungkap bahwa bahwa kandungan vitamin E yang tinggi pada gamma oryzanol membuatnya memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas di dalam tubuh, yang memicu kerusakan sel dan DNA tubuh. Itu sebabnya, risiko terkena penyakit degeneratif dan kronis seperti kanker dapat diminimalkan.

Penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan tokotrienol dalam rice bran oil juga mampu menekan pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara, kanker paru-paru, kanker ovarium, dan kanker otak. Namun, tentu saja penelitian terkait khasiat rice bran oil ini masih perlu didalami lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Goreng Pemerintah Bakal Naik, Bisa Picu Kenaikan Harga Migor Keseluruhan?

Harga Minyak Goreng Pemerintah Bakal Naik, Bisa Picu Kenaikan Harga Migor Keseluruhan?

Bisnis | Kamis, 30 November 2023 | 12:15 WIB

Velove Vexia Jadi Duta Kesehatan Jantung, Masih Makan Gorengan Gak?

Velove Vexia Jadi Duta Kesehatan Jantung, Masih Makan Gorengan Gak?

Health | Rabu, 22 November 2023 | 07:30 WIB

Banjir Cuan, Nino Kuya Raup Omzet Rp17 Juta Hasil Jualan Gorengan di AS

Banjir Cuan, Nino Kuya Raup Omzet Rp17 Juta Hasil Jualan Gorengan di AS

Your Say | Rabu, 15 November 2023 | 15:21 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB