3 Manfaat Tak Terduga dari Makanan Pedas yang Jarang Diketahui

Jum'at, 12 Januari 2024 | 20:33 WIB
3 Manfaat Tak Terduga dari Makanan Pedas yang Jarang Diketahui
Ilustrasi makanan pedas. (Shutterstock)

Suara.com - Makanan pedas tidak hanya cabai, tapi bisa juga berupa paprika atau rempah dapur seperti jahe maupun merica. Dan tak banyak yang tahu kalau makanan pedas ternyata punya manfaat untuk kesehatan.

Selama ini, banyak orang mengira kalau makanan pedas hanya bisa menambah nafsu makan. Hal ini seperti yang dikatakan Senior Marketing Manager PT. Wiryamanta Sadina, Inggrid Gani.

"Bagi sebagian orang, rasa pedas justru akan menambah selera makan saat menikmati hidangan yang disajikan. Ada sesuatu yang terasa hilang dan kurang lengkap jika tidak ada cita rasa pedas yang membakar lidah saat menikmati menu kuliner," ujar Inggrid melalui keterangan yang diterima suara.com, Jumat (12/1/2024).

Hal inilah yang kemudian membuatnya menghadirkan kampanye burning sensation alias membakar lidah pada series Wingstop Inferno, yaitu untuk menambah selera makan masyarakat Indonesia.

Namun faktanya, manfaat makanan pedas jauh lebih banyak daripada sekadar meningkatkan nafsu makan. Meski makanan pedas tidak cocok untuk semua orang, khususnya pada orang dengan masalah pencernaan, tapi untuk para penggemarnya, ada manfaat yang bisa didapat.

Ini dia, seperti dilansir dari laman Health:

1. Menurunkan berat badan

Sebuah ulasan studi tahun 2022 mencatat bahwa makanan pedas mengandung capsaicin yang bisa menurunkan nafsu makan. Meski begitu, hal ini tidak lantas jadi jaminan bahwa seseorang yang makan makanan pedas akan terlindungi dari obesitas jangka panjang.

2. Memperpanjang umur

Baca Juga: Inovasi Terbaru EdenFarm, Hadirkan Cabe dan Bawang bagi Penggemar Makanan Pedas

Makanan pedas bisa memperpanjang umum karena terkait dengan efek antioksidan dan anti inflamasi dari capsaicin yang biasa ada di cabai hingga paprika.

Tinjauan 2021, para peneliti menemukan bahwa penikmat makanan pedas mengalami penurunan risiko kematian dari semua akibat kesehatan sebesar 12 persen jika dibandingkan dengan mereka yang tidak rutin mengkonsumsi makanan pedas.

3. Baik untuk jantung

Beberapa bukti menunjukan makanan pedas bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol, dua kondisi yang bisa meningkatkan risiko sakit jantung.

Termasuk juga studi 2022, menemukan fakta bahwa makanan pedas dan paprika bisa meningkatkan adrenalin, dengan menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung atau stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI