Catat! Ini Kriteria Air Mineral Layak Minum Menurut WHO

Iman Firmansyah

Senin, 15 Januari 2024 | 08:05 WIB
Catat! Ini Kriteria Air Mineral Layak Minum Menurut WHO
Ilustrasi air mineral (pixabay/congerdesign)

Suara.com - Saat ini, air mineral sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.

Mengutip laman resminya, WHO mengatakan beberapa faktor air mineral yang dikatakan aman dan baik bagi kesehatan diantaranya dilihat dari kandungan TDS (Total Dissolve Solid), sesuai standar SNI, dan kandungan pH pada air mineral, salah satunya dilihat dari kandungan TDS-nya (Total Dissolve Solid). TDS merupakan jumlah zat padat terlarut yang terkandung pada air mineral biasanya berupa natrium, kalsium, magnesium, dan lain sebagainya.

Disebutkan, WHO menetapkan standar kandungan TDS dalam air mineral sebagai berikut;

- TDS 0
Air mineral dengan TDS 0 tidak baik untuk dikonsumsi secara rutin. Hal ini karena air tersebut dapat memicu gangguan pada tubuh, seperti sembelit, gangguan fungsi saraf, dan sesak napas.

- TDS kurang dari 300 miligram/liter (mg/l)
Air mineral dengan TDS kurang dari 300 mg/l dikategorikan sebagai air yang baik sekali. Air dengan TDS rendah ini bisa dikonsumsi secara terus-menerus.

- TDS 300−600 mg/l
Air mineral yang berkategori baik memiliki kandungan TDS sebesar 300−600 mg/l. Air jenis ini masih aman untuk dikonsumsi.

- TDS 600−900 mg/l
Air dengan TDS 600−900 mg/l masih bisa diminum karena masih aman dan rasanya tetap enak.

- TDS 900−1.200 mg/l
Air dengan TDS antara 900 hingga 1.200 mg/l tidak layak dikonsumsi karena rasanya kurang enak.

- TDS lebih dari 1.200 mg/l
Air dengan TDS lebih dari 1.200 mg/l memiliki rasa yang tidak enak. Selain itu, air ini berbahaya untuk dikonsumsi. Sementara, menurut WHO, kandungan mineral dalam air tidak akan berdampak buruk terhadap kesehatan asalkan air masih dikategorikan tawar. Adapun kriteria air mineral dari sisi tingkat keasamannya (pH) adalah:
• pH 0 sampai 6,9
Air dengan pH 0 sampai 6,9 termasuk ber-pH rendah. Air ini mengandung asam sehingga tidak baik untuk dikonsumsi.

baca juga

• pH 7,0
Kandungan pH air minum yang umum dikonsumsi adalah sebesar 7,0. Air yang memiliki pH sebesar 7,0 termasuk air netral.

• pH di atas 7,1
Air ber-pH di atas 7,1 mengandung basa. Air yang termasuk ber-pH tinggi ini baik untuk kesehatan tubuh.

Namun, tidak untuk penggunaan sehari-hari sepanjang waktu. Sebab, pH yang terlalu tinggi bisa menimbulkan risiko gangguan pencernaan dan gangguan pH dalam darah. Apabila dikonsumsi sesekali atau bergantian dengan air mineral ber-pH netral, kemungkinan risiko tersebut bisa dihindari.

Dari banyaknya produk-produk air mineral yang beredar di pasaran, VIT menjadi salah satu yang masuk dalam kriteria air mineral layak minum sesuai dengan kriteria World Health Organization (WHO).

Dilansir dari situs resminya, VIT memiliki TDS 178 mg/l dan PH 6 – 8,5. Artinya, menurut kriteria WHO, air mineral VIT dikategorikan sebagai air yang baik sekali. Air mineral ini bisa dikonsumsi secara terus-menerus.

Apalagi disebutkan, demi memenuhi standar kualitas, air mineral merek VIT ini telah melalui beberapa tahap pengujian, yakni uji fisika, kimia, dan mikrobiologi. Ketiga tahapan pengujian tersebut menjamin kualitas air mineral VIT bebas dari zat berbahaya.

Air mineral VIT juga telah melalui proses pengemasan dan filtrasi dengan teknologi dan pengawasan mutu yang ketat. Ini karena pada setiap pabriknya, VIT menerapkan standar HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Air mineral VIT juga sudah diberi sertifikat SNI oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peduli Terhadap Warga dan Lingkungan Sekitar Pabrik dengan Menyediakan Air Bersih

Peduli Terhadap Warga dan Lingkungan Sekitar Pabrik dengan Menyediakan Air Bersih

Press Release | Senin, 15 Januari 2024 | 15:10 WIB

Indonesia Jadi Negara Terbanyak Pengguna Vape

Indonesia Jadi Negara Terbanyak Pengguna Vape

Lifestyle | Senin, 15 Januari 2024 | 12:32 WIB

Nikita Willy Ungkap 2 Rahasia Bikin ASI Bisa Jadi Banyak, Tapi Malah Bikin Warganet Sedih dan Adu Nasib

Nikita Willy Ungkap 2 Rahasia Bikin ASI Bisa Jadi Banyak, Tapi Malah Bikin Warganet Sedih dan Adu Nasib

Lifestyle | Minggu, 14 Januari 2024 | 15:10 WIB

Makna 3 Pepatah yang Diucapkan Prabowo, Benarkah untuk Singgung Anies?

Makna 3 Pepatah yang Diucapkan Prabowo, Benarkah untuk Singgung Anies?

Kotak Suara | Sabtu, 13 Januari 2024 | 13:52 WIB

Melihat Proses Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Kali Ciliwung

Melihat Proses Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Kali Ciliwung

Foto | Jum'at, 12 Januari 2024 | 16:36 WIB

Review Film Air Mata di Ujung Sajadah: Konflik Ibu Kandung dan Ibu Angkat

Review Film Air Mata di Ujung Sajadah: Konflik Ibu Kandung dan Ibu Angkat

Your Say | Kamis, 11 Januari 2024 | 16:52 WIB

Terkini

Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial

Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dicecar KPK Soal Aset yang Sudah Disita

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dicecar KPK Soal Aset yang Sudah Disita

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau

Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Jantung Jadi Penyakit dengan Klaim JKN Terbesar, Capai Rp17,35 Triliun

Jantung Jadi Penyakit dengan Klaim JKN Terbesar, Capai Rp17,35 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Saat Budaya dan Kehidupan Sehari-Hari Jadi Inspirasi Kompetisi hingga Pameran Seni

Saat Budaya dan Kehidupan Sehari-Hari Jadi Inspirasi Kompetisi hingga Pameran Seni

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Anggaran Bencana Bogor Besar, Tapi Mitigasi Dipertanyakan

Anggaran Bencana Bogor Besar, Tapi Mitigasi Dipertanyakan

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Tekanan Darah hingga Kolesterol Secara Berkala

Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Tekanan Darah hingga Kolesterol Secara Berkala

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Pelukan Suzume dan Pelajaran tentang Inner Child yang Sering Disalahpahami

Pelukan Suzume dan Pelajaran tentang Inner Child yang Sering Disalahpahami

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bos Bulog Ungkap Kualitas Beras Bantuan Pangan, Layak Makan?

Bos Bulog Ungkap Kualitas Beras Bantuan Pangan, Layak Makan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Temuan MK soal Syarat Pendidikan Gibran, Bivitri Dorong DPR Gunakan Hak Angket

Temuan MK soal Syarat Pendidikan Gibran, Bivitri Dorong DPR Gunakan Hak Angket

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:44 WIB

×