Dana Makan Siang Gratis Rp 15 Ribu, Mantan Menkes Nila Moeloek Bandingkan dengan Nasi Padang!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Senin, 04 Maret 2024 | 13:40 WIB
Dana Makan Siang Gratis Rp 15 Ribu, Mantan Menkes Nila Moeloek Bandingkan dengan Nasi Padang!
Sejumlah siswa menunjukkan makanan gratis saat simulasi program makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan, Prof. Nila Moeloek ikut menyoroti program makan siang gratis dengan budget Rp 15 ribu dan dibandingkan dengan menu nasi padang. Menteri kesehatan periode 2014-2019 ini mengaku ikut mendengar budget program makan siang gratis yang dielu-elukan salah satu pasangan calon presiden wakil presiden (capres-cawapres) 2024, hanya sebatas Rp 15 ribu dan ikut mempertanyaan apa isi makanan yang didapatkan masyarakat.

"(Isi makanannya) tergantung pemerintah yang saya dengar budgetnya Rp 15 ribu. Nasi padang cukup nggak ya 15 ribu?" ujar NIla Moeloek seraya berkelakar dalam salah satu acara diskusi di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek. (Suara.com/Tio)
Mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. (Suara.com/Tio)

Meski begitu, Nila Moeloek mengingatkan jika program makan siang gratis yang akan diberikan pemerintah untuk pengentasan stunting, maka harus diberikan pada anak untuk usia kurang dari 2 tahun.

Penanganan dan pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum kelahiran anak, bahkan dimulai sebelum masa pernikahan remaja perempuan harus dipastikan sehat, salah satunya mengonsumsi tablet tambah darah untuk mengatasi anemia.

Ini karena perempuan dengan anemia bisa sangat mempengaruhi pembentukan otak janin dengan bantuan sel darah merah, yang mencukupi untuk memasok oksigen pada janin.

"Tolong itu remaja perempuan sehat, tolong dong rencanakan perkawinan dengan benar, jangan asal aja, punya anak ditinggal dan segala macam. Kemudian pada waktu hamil, jaga gizi kita waktu hamil," papar Prof. Nila.

Di sisi lain, jika anak terlanjur lahir dalam kondisi stunting, maka orangtua dan pemerintah hanya waktu 1.000 hari pertama kehidupan alias 2 tahun untuk penanganan stunting. Mirisnya, penanganan ini tidak membantu secara signifikan, karena hanya menambah 11 persen kemampuan berpikir anak karena terkena stunting.

"Jadi anak 2 tahun itu harus dikejar, walaupun hasilnya diteliti di kemenkes hanya 15 persen yang bisa kita tolong naik iq-nya tapi tidak terlalu tinggi, tetap mendekati (IQ) 110," kata dia.

Berdasarkan sudut pandang kesehatan inilah yang akhirnya membuat Nila Moeloek mempertanyakan sasaran program makan siang gratis untuk anak sekolah, maka dianggap tidak sesuai jika ingin mengatasi stunting.

baca juga

"Tapi kalau 2 tahun ke atas beri makan, kita mengurangi stunting, itu jelas walking memorinya dia jelas nggak menangkap pelajaran. Jadi dia punya makanan bantu untuk naikin energi dia," papar Prof. Nila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Pak Prabowo Subianto, Begini Lho Kata Dokter Gizi Soal Menu Makan Siang Gratis

Dear Pak Prabowo Subianto, Begini Lho Kata Dokter Gizi Soal Menu Makan Siang Gratis

Lifestyle | Senin, 04 Maret 2024 | 09:34 WIB

Sederet Bisnis Kuliner Chef Arnold, Dirujak Usai Sebut Harga Ayam Sekilo Rp20 Ribu

Sederet Bisnis Kuliner Chef Arnold, Dirujak Usai Sebut Harga Ayam Sekilo Rp20 Ribu

Lifestyle | Minggu, 03 Maret 2024 | 10:36 WIB

Cuma Lulusan SMA, Chef Arnold Kini Dirujak Buntut Kasih Harga Ngawur di Skema Makan Siang Gratis

Cuma Lulusan SMA, Chef Arnold Kini Dirujak Buntut Kasih Harga Ngawur di Skema Makan Siang Gratis

Lifestyle | Sabtu, 02 Maret 2024 | 15:14 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×