Dokter Tirta Sebut Tidak Pernah Belanja Tak Tahu Harga, Sindir Chef Arnold?

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 02 Maret 2024 | 14:47 WIB
Dokter Tirta Sebut Tidak Pernah Belanja Tak Tahu Harga, Sindir Chef Arnold?
Dokter Tirta raih gelar MBA (Twitter)

Suara.com - Konten kreator Tirta Mandhira Hudhi atau Dokter Tirta ikut mengomentari harga daging ayam yang sedang trending di X.

Dia menyebut harga daging ayam, terutama dada di pasar mencapai Rp35-45 ribu per kilogram. Sedangkan di supermarket bisa mencapai Rp70-79 ribu per kilogram.

"Lagi heboh harga dada ayam? Harga dada ayam di pasar setau saya 35-45.000/ kg. Kalo di foodhall 79-88.000/ kg. Kalo di superindo 70-79.000/ kg," cuit dr Tirta dikutip pada Sabtu (2/3/2024).

Baca Juga: 

Tirta juga menuliskan jika orang yang sering belanja akan tahu harga di pasaran. Namun, bagi yang tidak pernah pasti tidak tahu. "Wong nek kerep blonjo bakal apal regone. Nek ra tau blonjo, ra bakal reti regone (Orang kalau sering belanja akan hafal harga. Kalau tidak pernah belanja, tidak akan mengerti harga)" tulis Tirta.

Cuitan tersebut dikomentari warganet. Mereka pun mengaitkan dengan cuitan Chef Arnold yang merinci skema makan siang gratis.

"Halo chef nganu," tulis akun @berli*******.

"Kasi tau tuh dok kalau jadi koki fokus masak aja, bahas gitu aja ga paham ayam 20 ribu / kg katanya," komentar akun @Trade****.

"@ArnoldPoernomo gas," sahut akun @siluma*******.

baca juga

"Ayam hidup mungkin dok, saya kerja di peternakan, harga beli ayam hidup di peternakan itu 20-23rb an ahahaha. kalau sudah nyampe pasar ya segitu jadinya sekitar 35-40rb," komentar akun @tany******.

Sebelumnya Chef Arnold menjawab pertanyaan warganet di akun X miliknya dari uang Rp15 ribu bisa dapat makanan serta lauk apa saja.

"Jangan Omdo. Baik sini coba dirinci harga beras 18 ribu/kg, 1 porsi 50 gram beras = 900 rupiah (belum berat jadi nasi), telur 17 ribu/kg 1 butir 70 g'an = 2 butir 2400'an," tulis Chef Arnold dilihat Sabtu (2/3/2024).

Lebih lanjut, Chef Arnold juga merincikan harga daging ayam Rp 20 rib/kg. Hal inilah yang membuat warganet terheran-heran.

"Ayam 20 ribu/kg 1 porsi 100 gram= 2000, sayur-sayur brokoli, wortel, pak choy pukul rata-rata 25 ribu/kg 1 porsi 150 gram (sebelum penyusutan) = 3750, bumbu, minyak, seasoning dll anggap 4.000. Total kurang lebih Rp 13,050 pake daging sapi mungkin bisa lebih mahal dikit. Ada lagi yang mau ditanya? Selain Omdo omdo," ujarnya.

Bukannya menuai simpati warganet atas penjelasannya yang merincikan dengan harga Rp 15 ribu bisa makan enak dengan lauk ayam, Chef Arnold malah dirujak warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chef Arnold Kena Ulek Warganet Gegara Sebut Ayam Rp 20 Ribu per Kg: Kelihatan Gak Pernah ke Pasar

Chef Arnold Kena Ulek Warganet Gegara Sebut Ayam Rp 20 Ribu per Kg: Kelihatan Gak Pernah ke Pasar

News | Sabtu, 02 Maret 2024 | 12:14 WIB

Chef Arnold Dirujak Tulis Harga Telur Tak Sesuai Pasaran di Skema Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran: Mengarang Bebas

Chef Arnold Dirujak Tulis Harga Telur Tak Sesuai Pasaran di Skema Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran: Mengarang Bebas

Your Say | Sabtu, 02 Maret 2024 | 11:26 WIB

Begini Respons Anies soal Uji Coba Makan Siang Gratis ala Prabowo di Tangerang

Begini Respons Anies soal Uji Coba Makan Siang Gratis ala Prabowo di Tangerang

Video | Sabtu, 02 Maret 2024 | 10:10 WIB

Terkini

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×