Peran Makanan Sangat Penting Dalam Menjaga Fungsi Ginjal, Ini Aturan Makan Untuk Penderita Gangguan Ginjal Kronik

Dinda Rachmawati

Sabtu, 16 Maret 2024 | 03:15 WIB
Peran Makanan Sangat Penting Dalam Menjaga Fungsi Ginjal, Ini Aturan Makan Untuk Penderita Gangguan Ginjal Kronik
Ilustrasi Ginjal. (pixabay/nova standard)

Suara.com - Kesehatan ginjal perlu dijaga dengan baik karena berperan penting untuk manusia, yakni mengatur keseimbangan cairan tubuh, menghilangkan racun, mengontrol tekanan darah dan kadar garam, serta menghasilkan bentuk aktif vitamin D. 

Apabila tidak terjaga, gangguan fungsi ginjal dapat terjadi hingga berpengaruh pada penurunan kualitas sistem organ paru-paru, jantung, serta otak.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. Dina Nilasari, Ph.D., Sp.PD-KGH, mengatakan, untuk menjaga ginjal tetap sehat perlu dilakukan modifikasi gaya hidup menjadi healthy lifestyle.

Di antaranya dengan menghindari obat-obatan yang berpotensi merusak ginjal dan junk food yang tinggi sodium. Selain itu, makanan-makanan yang dapat memicu diabetes, karena faktor penyebab terbesar di dunia (termasuk juga di Indonesia) untuk gangguan ginjal adalah diabetes. Faktor penyebab kedua ialah penyakit radang ginjal. 

"Penyebab penurunan fungsi ginjal adalah komorbid atau penyakit penyerta yang tidak dikelola dengan baik. Jadi jika seseorang mempunyai diabetes, gula darahnya menjadi toxic ke ginjal. Atau, hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan gangguan ginjal. Obesitas juga demikian," kata dia di acara Kalbe Academia for Media dalam rangka Hari Ginjal Sedunia 2024.

Untuk menjaga kesehatan ginjal, pemenuhan nutrisi yang cukup sesuai kebutuhan masing-masing orang perlu dilakukan, karena peran makanan sangat penting dalam menjaga fungsi ginjal. 

Dokter Spesialias Gizi Klinik, dr. Marya Haryono, M.Gizi, Sp.GK, FINEM, menambahkan, ada perbedaan pengaturan makanan atau diet antara orang tanpa gangguan ginjal dan dengan gangguan ginjal kronik. 

Pengaruh gangguan ginjal kadang-kadang menyebabkan nafsu makan pasien menjadi turun, bisa karena mual atau efek meningkatnya kadar ureum. Akibat nafsu makan yang turun, kata dia berat badan turun bahkan drastis dan berisiko malnutrisi, juga berpengaruh lebih lanjut terhadap progresivitas penurunan fungsi ginjal.

"Pada kondisi orang yang memiliki gangguan makan, kita berusaha mencari solusi untuk sesuatu yang mudah diolah cepat tetapi juga mendukung fungsi organ tersebut. Makanan cair khusus untuk gangguan fungsi ginjal dapat menjadi solusinya, yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan protein, fosfatnya, dan lain-lain," kata dr. Marya.

baca juga

Pola Makan Pejuang Penyakit Ginjal Kronik

Pada kesempatan terpisah, Medical General Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr. Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, AIFO-K, menjelaskan bahwa pola makan yang tepat pada pejuang penyakit ginjal kronik harus disesuaikan dengan stadium penyakitnya. 

Pada stadium 1—4 dikenal dengan pradialisis. Apabila sudah masuk stadium lima, dikenal sebagai stadium terminal atau pasien harus menjalani dialisis atau cuci darah. Pasien pradialisis diimbau menjalankan pola makan tinggi kalori tetapi rendah protein.

“Karena jika asupan proteinnya tinggi, maka proses kerusakan ginjalnya akan semakin cepat sehingga pasien akan lebih cepat jatuh ke dalam stadium dialisis. Sebaliknya, jika pasien sudah masuk ke stadium cuci darah (dialisis), selain asupan kalorinya ditingkatkan maka asupan proteinnya harus lebih tinggi sekitar 20-30 persen dibandingkan asupan protein orang yang sehat," jelas dia.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah asupan kalium, fosfat, dan natrium yang terkontrol supaya tidak menimbulkan berbagai komplikasi,” tambah dr. Dedyanto dalam live Instagram @ptkalbefarmatbk.

Menurut Dokter Dedy, nutrisi yang baik dapat membuat pasien lebih kuat, sehingga terapi yang dijalankan tidak terhambat atau berlangsung lebih baik. Makanan cair tambahan khusus untuk pasien ginjal sangat berperan dalam membantu proses perawatan pasien ginjal, apalagi jika para pejuang ginjal mengalami penurunan nafsu makan. 

Kalbe Farma pun terus berupaya menyehatkan masyarakat dalam menyediakan makanan cair untuk mendukung kesehatan pejuang ginjal tahap pradialisis maupun dialisis. Kandungan nutrisi yang ada dalam produk makanan cair ini ialah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, hingga mineral.

“Kalbe memiliki dua produk nutrisi yang mendukung pasien ginjal, yaitu Nephrisol dan Nephrisol D. Nephrisol memenuhi kebutuhan gizi pasien pradialisis dengan diet rendah protein. Nephrisol D memenuhi kebutuhan gizi pasien dialisis dengan diet tinggi protein," ucap dia.

Secara kalori, dua produk ini sama-sama tinggi kalori sesuai dengan prinsip diet penyakit ginjal kronis. Vitamin dan mineralnya juga disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Konten Non Muslim Berburu Takjil, Warganet Kesal: Curang! Jam 2 Udah Nyari Takjil

Viral Konten Non Muslim Berburu Takjil, Warganet Kesal: Curang! Jam 2 Udah Nyari Takjil

Lifestyle | Jum'at, 15 Maret 2024 | 17:12 WIB

Sering Buang Makanan saat Bulan Puasa? Ini 5 Cara untuk Kurangi Food Waste

Sering Buang Makanan saat Bulan Puasa? Ini 5 Cara untuk Kurangi Food Waste

Your Say | Jum'at, 15 Maret 2024 | 14:00 WIB

Berjualan Makanan Siang Hari di Bulan Ramadan, Bagaimana Hukumnya?

Berjualan Makanan Siang Hari di Bulan Ramadan, Bagaimana Hukumnya?

Lifestyle | Kamis, 14 Maret 2024 | 19:04 WIB

Terkini

Sempat Dituduh Tutupi Kasus KBGO, FT UGM Akhirnya Nonaktifkan 10 Mahasiswa

Sempat Dituduh Tutupi Kasus KBGO, FT UGM Akhirnya Nonaktifkan 10 Mahasiswa

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:39 WIB

Detik-detik Kelahiran Anak Gajah di Kawasan Konservasi TNTN

Detik-detik Kelahiran Anak Gajah di Kawasan Konservasi TNTN

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 12:39 WIB

Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan

Dendam dan Incar Rumah Jadi Motif Pembunuhan Ibu Tiri di Panyileukan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 12:37 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai yang Gampang Selingkuh, Ada Zodiakmu?

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai yang Gampang Selingkuh, Ada Zodiakmu?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Saham GOTO ARB Lagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah, Saham GOTO ARB Lagi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

5 Penyebab Wajah Terasa Panas Terbakar saat Dioleskan Moisturizer dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Wajah Terasa Panas Terbakar saat Dioleskan Moisturizer dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Malaya Gagal Tundukkan Timnas Indonesia

Kapten Malaysia Ungkap Alasan Harimau Malaya Gagal Tundukkan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp 11,44 T Gegara Tak Tepat Sasaran

Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp 11,44 T Gegara Tak Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:32 WIB

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar

Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

Sering Kentut dan Bau Menyengat? Jangan Sepelekan, Kenali Penyebabnya di Sini!

Sering Kentut dan Bau Menyengat? Jangan Sepelekan, Kenali Penyebabnya di Sini!

Health | Selasa, 29 September 2026 | 12:30 WIB

×