Mengenal Bedah Jantung Minimal Invasif, Apa Keuntungan dan Kerugiannya?

Vania Rossa

Selasa, 16 Juli 2024 | 17:45 WIB
Mengenal Bedah Jantung Minimal Invasif, Apa Keuntungan dan Kerugiannya?
Ilustrasi Bedah Jantung Minimal Invasif. (Heartology Cardiovascular Hospital)

Suara.com - Teknologi di dunia medis terus berkembang, termasuk dalam hal bedah jantung. Salah satu kemajuan teknologi yang signifikan adalah Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau bedah jantung minimal invasif. Berbeda dengan operasi jantung terbuka tradisional yang menggunakan sayatan besar, bedah jantung minimal invasif dilakukan dengan sayatan yang lebih kecil dan teknik yang lebih canggih.

Mengutip dari laman Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, bedah jantung minimal invasif merupakan prosedur operasi dengan sayatan kecil yang dapat diterapkan pada berbagai operasi bedah jantung, meliputi bedah pintas arteri koroner jantung, bedah katup jantung, bedah kelainan kongenital jantung, bedah tumor jantung, dan gangguan irama jantung.

Saat ini, bedah jantung minim sayatan ini sudah mulai banyak digunakan di berbagai belahan dunia. Bahkan, pada beberapa sentral bedah jantung di Amerika, sebagian besar operasi jantung sudah menggunakan prosedur MICS.

Lalu, apa perbedaan antara bedah jantung minimal invasif dengan operasi jantung konvensional?

Menurut dr. Dicky Aligheri Wartono, Sp.BTKV(K) - dokter konsultan bedah toraks & kardiovaskular Heartology Cardiovascular Hospital, standarnya operasi jantung itu adalah operasi konvensional.

"Kita semua spesialis jantung, dari awal diajarin buka tengah (konvensional). Kalau misalnya sudah advance, dia boleh trainng lagi untuk minimal invasif," kata dr. Dicky saat ditemui Suara.com dalam acara Cardiac & Vascular Excellence Scientific Updates 2024 yang berlangsung Sabtu (1/6/2024).

Dibandingkan dengan operasi jantung konvensional, bedah jantung minimal invasif memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya adalah sayatan yang lebih kecil, serta masa pemulihan yang lebih singkat.

"Minimal invasif itu (dilakukan) di samping, sayatannya cuma 3-4 cm, masa perawatannya lebih simpel, lebih pendek, recovery-nya lebih bagus," kata dr. Dicky.

Namun, problemnya, menurut dr. Dicky, ada pada harganya yang jauh lebih mahal dibandingkan operasi jantung konvensional.

baca juga

"Karena untuk tiap lokasi perlu instrument set yang berbeda. Beda sama yang di tengah (konvensional), sama semuanya," kata dr. Dicky lagi.

Meski menawarkan banyak kelebihan, tak semua pasien penyakit jantung bisa memilih bedah yang satu ini. Hanya pasien yang memenuhi kriteria tertentu yang bisa melakukan bedah jantung minimal invasif. Dokter biasanya akan melihat jenis dan keparahan gangguan jantung yang dialami pasien, serta ukuran dan lokasi pembuluh darah koroner yang bermasalah.

"Misalnya, kalau pembuluh darah koroner masih bagus. Jadi jangan yang ancur-ancur banget kayak ada kencing manis itu. Biasa udah kalsifikasi, udah pengapuran. Atau yang tersumbat maksimal 3 lah, jangan sampai 5, 7, 8 sumbatan, kalau koroner. Kalau katup, kalau cuma satu katup, pasti kita bisa minimal invasif. Tapi karena pasien Indonesia kan datang dalam kondisi yang terlambat ya, bisa 2 katup, bahkan bisa 3 katup yang rusak. Kalau seperti itu, sangat tidak aman untuk minimal invasif," pungkas dr. Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

60 Menit Pertama Menentukan! Ini Tindakan Darurat Saat Terjadi Serangan Jantung

60 Menit Pertama Menentukan! Ini Tindakan Darurat Saat Terjadi Serangan Jantung

Health | Senin, 17 Juni 2024 | 19:00 WIB

Konsumsi Minuman Energi bagi Orang Dengan Kondisi Ini Bisa Kena Penyakit Jantung, Sebabkan Kematian?

Konsumsi Minuman Energi bagi Orang Dengan Kondisi Ini Bisa Kena Penyakit Jantung, Sebabkan Kematian?

Health | Jum'at, 07 Juni 2024 | 15:12 WIB

Tak Semua Penyakit Jantung Koroner Perlu Pasang Cincin, Ini Alasannya

Tak Semua Penyakit Jantung Koroner Perlu Pasang Cincin, Ini Alasannya

Health | Kamis, 06 Juni 2024 | 12:57 WIB

Terkini

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×