10 Fakta Virus Mpox yang Menyebar Cepat di Afrika, Kondisi Indonesia Bagaimana?

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 13:18 WIB
10 Fakta Virus Mpox yang Menyebar Cepat di Afrika, Kondisi Indonesia Bagaimana?
Fakta virus mpox - penyakit monkeypox [freepik]

Suara.com - Penyebaran virus Mpox alias monkeypox (cacar monyet) menjadi perhatian masyarakat, setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan penyakit ini sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC). Apa saja fakta virus Mpox yang wajib diketahui?

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengatakan hingga tanggal 17 Agustus 2024 sudah ada 88 kasus yang terdeteksi, dengan semuanya mengalami kesembuhan. Hingga saat ini, tidak ada korban meninggal dunia yang dilaporkan.

Untuk lebih mewaspadai penyebaran penyakit ini, yuk kita catat fakta virus Mpox seperti dirangkum dari keterangan resmi WHO, Sabtu (24/8/2024).

1. Apa Itu Mpox?

Mpox, sebelumnya dikenal sebagai monkeypox, adalah penyakit viral yang bisa menyebar antar manusia, terutama melalui kontak dekat. Virus ini juga bisa menular dari lingkungan ke manusia melalui benda atau permukaan yang telah disentuh oleh penderita mpox.

2. Asal Usul Virus Mpox

Virus ini pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Kongo pada tahun 1970. Namun, sayangnya, mpox sering kali diabaikan di sana. Kini, WHO menegaskan perlunya tindakan cepat agar sejarah kelam penyakit menular ini tidak terulang kembali. Mpox, yang endemik di Afrika Tengah dan Barat, pada tahun 2022 lalu menyebabkan wabah global hingga WHO menetapkan darurat kesehatan pada Juli tahun tersebut.

3. Gejala Mpox yang Perlu Diwaspadai

Gejala umum mpox meliputi ruam yang berlangsung selama dua hingga empat minggu, yang biasanya disertai demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Ruam ini terlihat seperti lepuhan dan dapat muncul di wajah, telapak tangan, telapak kaki, daerah genital, mulut, tenggorokan, atau mata. Jumlah lepuhan bisa bervariasi, dari beberapa hingga ribuan.

baca juga

4. Cara Penularan Mpox

Virus mpox dapat menyebar melalui kontak fisik, termasuk sentuhan, hubungan seksual, dan bahkan percakapan dekat dengan penderita. Virus ini juga bisa bertahan di permukaan benda seperti pakaian, tempat tidur, dan elektronik yang telah disentuh oleh penderita. Tanpa disadari, orang lain yang menyentuh benda tersebut dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka, dapat terinfeksi. Selain itu, penularan dari ibu ke janin selama kehamilan atau setelah kelahiran melalui kontak kulit juga mungkin terjadi.

5. Penularan dari Hewan ke Manusia

Mpox tidak hanya berbahaya bagi manusia, tetapi juga hewan. Orang yang bersentuhan dengan hewan yang terinfeksi, seperti beberapa spesies monyet atau hewan pengerat, bisa tertular virus ini. Penularan bisa terjadi melalui gigitan, cakaran, atau saat mempersiapkan makanan dari daging yang tidak dimasak dengan baik.

6. Apakah Mpox Mematikan?

Mpox memang bisa berakibat fatal, meskipun pada sebagian kecil kasus. Tingkat kematian bisa berkisar antara 0,1 persen hingga 10 persen dari kasus yang terinfeksi, tergantung pada akses terhadap perawatan kesehatan dan kondisi kekebalan tubuh.

Gejala mpox biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu dengan perawatan suportif, seperti obat untuk mengurangi nyeri dan demam. Namun, pada beberapa orang, terutama bayi, anak-anak, ibu hamil, dan mereka yang memiliki gangguan kekebalan, mpox bisa menjadi lebih parah dan berpotensi berujung pada komplikasi serius atau kematian.

7. Apakah Ada Vaksin?

Ya, WHO merekomendasikan beberapa vaksin untuk melawan mpox. Meskipun vaksinasi massal seperti yang dilakukan pada pandemi COVID-19 belum direkomendasikan, vaksin seperti MVA-BN atau LC16 telah disetujui untuk melawan mpox. Vaksinasi hanya dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi terpapar virus ini.

8. Pencegahan Mpox: Jangan Lengah!

Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan serta mencuci tangan setelah menyentuh benda yang mungkin terkontaminasi dapat membantu mencegah penularan. Menghindari kontak dengan hewan liar, terutama yang sakit atau mati, juga penting untuk mengurangi risiko infeksi. Pastikan daging yang dikonsumsi dimasak dengan matang sebelum dimakan.

9. Jumlah Kasus Mpox di Seluruh Dunia

Merujuk laporan “Multi-country outbreak of mpox. External Situation Report 35” yang diterbitkan WHO pada 12 Agustus 2024, tercatat sebanyak 99.176 kasus konfirmasi Mpox, termasuk 208 kematian, yang dilaporkan oleh 116 negara anggota WHO sejak 1 Januari 2022 hingga 30 Juni 2024.

Di Wilayah Afrika, Republik Demokratik Kongo menjadi negara dengan jumlah kasus Mpox tertinggi, yakni menyumbang sekitar 96% dari total kasus di benua tersebut.

10. Pesan Kemenkes untuk Masyarakat

Plh. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Yudhi Pramono, MARS mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai penularan virus Mpox.

“Kepada masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menerapkan perilaku seksual yang sehat seperti tidak gonta ganti pasangan ataupun perilaku seks sesama jenis,” pesan Yudhi di Jakarta, Sabtu (17/8).

“Kementerian Kesehatan telah melaksanakan vaksinasi Mpox bagi kelompok risiko tinggi pada tahun 2023 terhadap 495 sasaran. Dan pada tahun 2024 ini sedang dalam proses penyiapan total 4.450 dosis vaksin, yakni 2.225 sasaran dengan 2 dosis per individu,” tutupnya Yudhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Mpox Kemungkinan Meningkat di Eropa, Apakah Akan Terulang Seperti Covid-19?

Kasus Mpox Kemungkinan Meningkat di Eropa, Apakah Akan Terulang Seperti Covid-19?

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 12:42 WIB

Darurat Global dan Sudah Masuk Indonesia, Apa Saja Gejala Monkeypox?

Darurat Global dan Sudah Masuk Indonesia, Apa Saja Gejala Monkeypox?

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2024 | 19:54 WIB

4 Cara Sederhana Agar Kita Terhindar dari Penyakit Cacar Monyet

4 Cara Sederhana Agar Kita Terhindar dari Penyakit Cacar Monyet

Your Say | Rabu, 21 Agustus 2024 | 08:38 WIB

Terkini

Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa

Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:22 WIB

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:20 WIB

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 13:18 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

×