Pantangan Makanan untuk Pengidap Darah Tinggi, Apa Saja?

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 08 November 2024 | 20:55 WIB
Pantangan Makanan untuk Pengidap Darah Tinggi, Apa Saja?
Ilustrasi tekanan darah tinggi (Freepik/xb100)

Suara.com - Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah pada dinding arteri terlalu tinggi. Kondisi ini jika tidak dikontrol dengan baik dapat memicu berbagai penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Salah satu cara untuk mengelola darah tinggi adalah dengan mengatur pola makan.

Makanan Apa Saja yang Harus Dihindari?

Dikutip dari beragam sumber salah satunya pafikotapontianak.org, beberapa jenis makanan sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya oleh pengidap darah tinggi. Berikut daftarnya:

1. Garam

Salah satu musuh terbesar bagi pengidap darah tinggi adalah garam atau natrium. Ketika kita mengonsumsi garam, tubuh akan menahan lebih banyak air. Penumpukan air ini dapat meningkatkan volume darah yang bersirkulasi, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.

Akibatnya, tekanan darah pun meningkat. Oleh karena itu, sangat penting bagi penderita hipertensi untuk membatasi asupan garam. Makanan olahan seperti keripik, makanan kalengan, saus, dan makanan cepat saji umumnya mengandung kadar garam yang tinggi.

Ilustrasi makanan berlemak (Pixabay.com/GuillermoVuljevas)
Ilustrasi makanan berlemak (Pixabay.com/GuillermoVuljevas)

2. Lemak Jenuh dan Trans

Lemak jenuh dan lemak trans juga merupakan zat yang harus diwaspadai oleh pengidap darah tinggi. Lemak jenis ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kolesterol jahat dapat menempel pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak.

Penumpukan plak ini dapat menyempitkan pembuluh darah, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Akibatnya, tekanan darah pun meningkat. Sumber lemak jenuh dan trans yang umum ditemukan adalah daging merah, kulit ayam, produk susu full cream, mentega, margarin, dan makanan gorengan.

baca juga

3. Manis Berlebih

Konsumsi gula berlebih juga dapat menjadi pemicu darah tinggi. Gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan, terutama di area perut. Peningkatan berat badan ini dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, yang pada akhirnya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Selain itu, makanan dan minuman manis seringkali mengandung tambahan garam yang dapat memperparah kondisi hipertensi. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi gula dan memilih makanan dan minuman yang lebih sehat.

Ilustrasi makanan manis (Unsplash/Tania Mirón)
Ilustrasi makanan manis (Unsplash/Tania Mirón)

4. Alkohol

Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Selain itu, konsumsi alkohol dalam jangka panjang dapat merusak jantung dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi alkohol jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.

Kesimpulan

Mengelola tekanan darah tinggi memerlukan perhatian khusus pada pola makan. Beberapa jenis makanan seperti yang mengandung banyak garam, lemak jenuh, lemak trans, gula, dan alkohol harus dibatasi atau dihindari.

Makanan-makanan ini dapat meningkatkan tekanan darah, kolesterol, dan risiko obesitas, yang semuanya dapat memperburuk kondisi hipertensi.

Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

Selain mengatur pola makan, penting juga untuk menjaga gaya hidup sehat dengan berolahraga secara teratur, mengelola stres, cukup tidur, dan berhenti merokok. Dengan kombinasi pola makan sehat dan gaya hidup aktif, Anda dapat mengontrol tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumber Karbohidrat Anak Tak Harus Nasi? Ini Penjelasan Pakar

Sumber Karbohidrat Anak Tak Harus Nasi? Ini Penjelasan Pakar

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2024 | 18:44 WIB

Cara Mendetoksifikasi Tubuh Secara Alami dengan Makanan Sehat

Cara Mendetoksifikasi Tubuh Secara Alami dengan Makanan Sehat

Health | Rabu, 06 November 2024 | 06:55 WIB

Dari Perut ke Otak: dr Zaidul Akbar Jelaskan Sering Baper dan Galau Bisa Dipengaruhi Makanan Loh!

Dari Perut ke Otak: dr Zaidul Akbar Jelaskan Sering Baper dan Galau Bisa Dipengaruhi Makanan Loh!

Health | Jum'at, 01 November 2024 | 11:02 WIB

Terkini

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:06 WIB

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

×