Tangkal Sleep Apnea, Injeksi Ini Bisa Jadi Solusi Selamatkan Nyawa Bayi Prematur di Indonesia

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 17 Maret 2025 | 17:26 WIB
Tangkal Sleep Apnea, Injeksi Ini Bisa Jadi Solusi Selamatkan Nyawa Bayi Prematur di Indonesia
Ilustrasi bayi prematur (Freepik)

Suara.com - Bayi prematur sering kali menghadapi tantangan besar dalam kehidupan awal mereka, salah satunya adalah apnea atau henti napas akibat sistem pernapasan yang belum berkembang sempurna. Solusi inovatif dengan Caffeine Citrate Injeksi disebut-sebut menjadi obat yang dirancang khusus untuk mengatasi apnea pada bayi prematur. Apa sih fungsi dan kegunaannya?

Melansir Mayo Clinic, Caffeine Citrate Injeksi bekerja dengan merangsang pusat pernapasan di otak, meningkatkan pertukaran udara di paru-paru, serta memperbaiki konsumsi oksigen. Obat ini menjadi harapan baru bagi bayi yang lahir dalam usia kehamilan 28 hingga 32 minggu yang sering mengalami henti napas karena belum sempurnanya sistem pernapasan mereka.

Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan Caffeine Citrate terbukti efektif dalam menurunkan risiko komplikasi akibat apnea. Studi medis juga menunjukkan bahwa penggunaan Caffeine Citrate secara tepat dapat membantu bayi prematur bernafas lebih stabil dan mengurangi risiko gangguan kesehatan jangka panjang.

Penting untuk dicatat bahwa Caffeine Citrate Injeksi hanya boleh diberikan oleh tenaga medis di rumah sakit, dengan cara infus yang berlangsung antara 10 hingga 30 menit untuk memastikan pemberian obat yang aman dan efektif.

Menekan Angka Kematian Bayi Prematur di Indonesia

Tingginya angka kematian bayi prematur menjadi perhatian serius di Indonesia. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam peresmian Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Ngoerah tahun lalu, menyatakan bahwa kelahiran prematur menjadi penyebab utama kematian bayi di Indonesia. Setiap tahunnya, sekitar 78 ribu bayi meninggal dari total 4,6 juta kelahiran.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (2018), prevalensi kelahiran prematur di Indonesia mencapai 29,5 per 1.000 kelahiran hidup, menjadikan Indonesia negara dengan persalinan prematur tertinggi ke-5 di dunia. Kehadiran Caffeine Citrate Injeksi diharapkan dapat menjadi solusi dalam menekan angka kematian akibat henti napas pada bayi prematur.

Salah satu tantangan dalam perawatan bayi prematur adalah ketersediaan pengobatan yang memadai. PT Ethica Industri Farmasi memastikan bahwa Caffeine Citrate Injeksi telah tersedia di berbagai rumah sakit di Indonesia, termasuk di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Bali, Kalimantan, dan lainnya.

“Kami ingin membantu meningkatkan peluang keselamatan bayi prematur dengan menghadirkan solusi pengobatan yang telah terbukti efektif. Dengan adanya Caffeine Citrate Injeksi, kami berharap angka kematian bayi prematur bisa ditekan, sehingga semakin banyak bayi prematur yang dapat bertahan hidup dan tumbuh sehat,” ujar Yuning Istiyani, Marketing Access Manager PT Ethica Industri Farmasi.

Lebih lanjut, untuk memastikan bahwa bayi prematur dari berbagai latar belakang sosial dapat memperoleh pengobatan ini, Caffeine Citrate Injeksi telah masuk dalam daftar obat yang dicover oleh BPJS Kesehatan. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mengakses pengobatan ini tanpa beban finansial yang berat.

Selain itu, dokter dan tenaga medis juga terus memantau perkembangan bayi selama pengobatan berlangsung. Orang tua dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika bayi mereka menunjukkan gejala seperti detak jantung meningkat, gemetar, muntah, atau perubahan pola buang air besar, sebagai langkah pencegahan terhadap efek samping yang mungkin terjadi.

Dengan inovasi medis ini, harapan baru muncul bagi bayi prematur yang mengalami apnea. PT Ethica Industri Farmasi melalui Caffeine Citrate Injeksi tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan bayi prematur tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kematian bayi akibat kelahiran prematur.

Ditambah dengan ketersediaan di berbagai rumah sakit dan cakupan BPJS, solusi ini semakin mudah diakses oleh masyarakat luas, memberikan peluang lebih besar bagi bayi prematur untuk bertahan hidup dan berkembang dengan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Kecam Kematian Bayi di Gaza: Seharusnya Bisa Dicegah!

PBB Kecam Kematian Bayi di Gaza: Seharusnya Bisa Dicegah!

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 02:30 WIB

Lawan Angka Kematian Bayi Prematur! RSCM Luncurkan Pusat Nutrisi ASI Terpadu

Lawan Angka Kematian Bayi Prematur! RSCM Luncurkan Pusat Nutrisi ASI Terpadu

Health | Selasa, 24 Desember 2024 | 15:45 WIB

AstraZeneca Indonesia Tekankan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Bayi Prematur

AstraZeneca Indonesia Tekankan Pentingnya Menjaga Kualitas Hidup Bayi Prematur

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 06:46 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB