Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya

Dinda Rachmawati

Jum'at, 02 Januari 2026 | 06:34 WIB
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
ilustrasi beberapa karyawan sedang meeting di ruang meeting, tuntutan pekerjaan, tekanan sosial, hingga paparan informasi digital yang tiada henti sering membuat pikiran terasa penuh dan sulit dikendalikan. Kondisi ini, jika dibiarkan, dapat memengaruhi kesehatan mental maupun fisik seseorang (www.pexel.com/Pavel Danilyuk)
baca 10 detik
  • Pria usia produktif di Indonesia jarang berobat karena keluhan dianggap sepele, menunda penanganan masalah kesehatan fisik dan psikologis.
  • Data menunjukkan prevalensi masalah kesehatan seperti disfungsi ereksi dan tekanan mental berat pada pekerja di perkotaan.
  • Platform Sjati menawarkan layanan kesehatan pria berbasis data, terkurasi, dan terstandardisasi untuk mengatasi stigma pencarian bantuan.

Suara.com - Selama ini kesehatan pria sering dipersempit pada gambaran fisik yang tampak di luar: kuat, aktif, dan produktif. Padahal di balik itu, banyak pria usia produktif menyimpan masalah kesehatan yang tidak ringan dan jarang dibicarakan. 

Di Indonesia, kelompok laki-laki justru tercatat sebagai yang paling jarang mengunjungi layanan kesehatan primer, terutama pada usia muda. 

Bukan karena mereka lebih sehat, melainkan karena keluhan sering dianggap sepele, ditoleransi terlalu lama, atau disembunyikan demi memenuhi tuntutan kerja dan tanggung jawab finansial.

Yang belum banyak disadari publik adalah bahwa berbagai gangguan yang dialami pria modern sering berakar pada kombinasi faktor fisik dan psikologis yang saling memengaruhi. 

Data menunjukkan sekitar 35,6 persen pria dewasa di Indonesia mengalami disfungsi ereksi, sementara lebih dari 50 persen pekerja di wilayah Jabodetabek mengalami tekanan mental tingkat berat. 

Angka ini menggambarkan bahwa masalah performa seksual, kelelahan kronis, hingga penurunan energi bukanlah isu terpisah, melainkan bagian dari krisis kesehatan pria yang lebih luas, diperparah oleh tren penurunan testosteron dan meningkatnya obesitas di wilayah urban.

Sayangnya, banyak pria masih percaya bahwa penurunan stamina, libido, atau fokus adalah sesuatu yang “wajar” seiring bertambahnya usia. 

Padahal, keluhan tersebut sering berkaitan dengan hal-hal yang bisa dievaluasi dan ditangani, mulai dari keseimbangan hormon, kesehatan jantung, kualitas tidur, hingga kondisi mental. 

Ketika keyakinan keliru ini dibiarkan, pria cenderung menunda mencari bantuan sampai masalahnya menumpuk dan berdampak pada hubungan, pekerjaan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Dalam kondisi tertekan seperti itu, tidak sedikit yang memilih jalan pintas. 

baca juga

“Ketika persoalan kesehatan dibiarkan berlarut, risikonya dapat menumpuk dan mendorong sebagian orang mengambil alternatif yang tidak aman, mulai dari swamedikasi, penggunaan obat tanpa pengawasan, hingga konsumsi produk yang tidak terstandarisasi,” ungkap Delonix, Marketing Director Sjati. 

Menurutnya, dampak dari keputusan tersebut tidak hanya terasa pada tubuh, tetapi juga pada relasi dan produktivitas, terutama di kalangan pria urban yang dibebani ekspektasi sosial untuk selalu tampil kuat dan berhasil.

Kelompok yang paling rentan justru mereka yang terlihat paling stabil: pria usia 30 hingga 55 tahun yang aktif bekerja, berkeluarga, dan tampak fungsional di mata sosial. 

Di balik rutinitas rapat, target, dan tanggung jawab rumah tangga, banyak dari mereka meminggirkan kesehatan sendiri, termasuk kesehatan mental dan seksual, karena merasa tidak nyaman atau malu untuk mencari bantuan. Padahal, fase hidup inilah yang menentukan kualitas kesehatan jangka panjang.

Di tengah situasi tersebut, pendekatan baru terhadap layanan kesehatan pria mulai muncul. Sjati, sebagai platform kesehatan dan wellness yang berfokus pada men’s health, mencoba mengisi celah dengan pendekatan berbasis data, privat, dan terkurasi. 

Bagi Sjati, teknologi bukan pengganti dokter, melainkan alat untuk membuat proses lebih cepat dan nyaman tanpa mengorbankan keselamatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara

Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 21:16 WIB

Lebih dari Sekadar Ambisi, Ini 5 Kunci Energi Batin untuk Sukses di 2026

Lebih dari Sekadar Ambisi, Ini 5 Kunci Energi Batin untuk Sukses di 2026

Your Say | Kamis, 01 Januari 2026 | 09:57 WIB

Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga

Gagal Liburan karena Kerja? Lakukan Cara Ini Agar Mood Tetap Terjaga

Your Say | Rabu, 31 Desember 2025 | 17:37 WIB

Terkini

Kita Sibuk Menghemat Seribu Rupiah, tapi Membuang Satu Jam dengan Percuma

Kita Sibuk Menghemat Seribu Rupiah, tapi Membuang Satu Jam dengan Percuma

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Riwayat Jabatan dan Tanda Jasa Listyo Sigit Sebelum Dicopot dari Kapolri

Riwayat Jabatan dan Tanda Jasa Listyo Sigit Sebelum Dicopot dari Kapolri

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Siang Ini Prabowo Lantik Kapolri Baru dan Sejumlah Pejabat, Ini Daftarnya

Siang Ini Prabowo Lantik Kapolri Baru dan Sejumlah Pejabat, Ini Daftarnya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:25 WIB

BPS: Inflasi September 2026 Naik 0,30 Persen, Harga Makanan Jadi Biang Kerok

BPS: Inflasi September 2026 Naik 0,30 Persen, Harga Makanan Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu

Prabowo Bikin Badan Gambut dan Mangrove Baru, WALHI Riau: Seperti Dejavu

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Kulkas Harus Dicabut saat Mati Lampu? Ini Langkah yang Benar agar Tak Rusak

Kulkas Harus Dicabut saat Mati Lampu? Ini Langkah yang Benar agar Tak Rusak

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Diperiksa Bareskrim Usai Jadi Tersangka 4 Perkara, Bupati Gowa Irit Bicara saat Ditanya Wartawan

Diperiksa Bareskrim Usai Jadi Tersangka 4 Perkara, Bupati Gowa Irit Bicara saat Ditanya Wartawan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:22 WIB

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:21 WIB

LVAD Jadi Harapan Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut, Ini Proses Panjang Sebelum Alat Dipasang

LVAD Jadi Harapan Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut, Ini Proses Panjang Sebelum Alat Dipasang

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:20 WIB

4 Lightweight Sunscreen Anti-Sumuk Buat Kulit Kombinasi saat Cuaca Panas

4 Lightweight Sunscreen Anti-Sumuk Buat Kulit Kombinasi saat Cuaca Panas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×