Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Dinda Rachmawati

Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
Siloam Bali (Instagram)
baca 10 detik
  • Siloam Hospitals Bali meraih akreditasi internasional Joint Commission International pada 28 Maret 2026 sebagai standar layanan kesehatan global.
  • Pencapaian akreditasi tersebut menjadikan Siloam Hospitals Bali satu-satunya rumah sakit di Bali yang memiliki standar kualitas internasional.
  • Pengembangan layanan medis berstandar global bertujuan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata medis utama bagi wisatawan mancanegara.

Suara.com - Di tengah pesatnya perkembangan pariwisata global, Bali kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi liburan, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai tujuan wisata medis internasional. Perubahan ini tidak terjadi secara instan. 

Salah satu faktor penting yang memperkuat posisi Bali di mata dunia adalah meningkatnya kualitas layanan kesehatan berstandar internasional yang tersedia di pulau tersebut.

Momentum terbaru datang dari Siloam Hospitals Bali yang kembali meraih akreditasi internasional dari Joint Commission International (JCI) untuk ketiga kalinya pada 28 Maret 2026. 

Dengan pencapaian ini, rumah sakit tersebut menjadi satu-satunya rumah sakit di Bali yang mengantongi akreditasi JCI saat ini. Akreditasi JCI selama ini dikenal sebagai salah satu standar tertinggi dalam dunia layanan kesehatan global. 

Penilaiannya tidak hanya melihat kualitas dokter atau fasilitas medis semata, etapi juga mencakup keselamatan pasien, tata kelola klinis, manajemen risiko, sistem informasi, hingga kesiapan lingkungan rumah sakit dalam menangani pasien secara aman dan profesional.

Kehadiran fasilitas kesehatan yang memenuhi standar internasional menjadi faktor krusial bagi perkembangan wisata medis di Bali. Sebagai destinasi wisata yang setiap tahun dikunjungi jutaan wisatawan mancanegara, kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang terpercaya semakin besar.

Wisatawan internasional umumnya mencari kepastian bahwa mereka dapat memperoleh penanganan medis dengan standar yang setara dengan negara asal mereka apabila mengalami kondisi darurat maupun membutuhkan perawatan tertentu selama berada di luar negeri.

Di sisi lain, tren global juga menunjukkan bahwa wisata medis kini berkembang jauh melampaui prosedur pengobatan besar. Banyak wisatawan mulai mempertimbangkan negara tujuan yang mampu menawarkan kombinasi antara layanan kesehatan berkualitas, kenyamanan lingkungan, biaya yang lebih kompetitif, serta pengalaman pemulihan yang mendukung secara psikologis.

Dalam konteks ini, Bali memiliki sejumlah keunggulan yang sulit dipisahkan dari daya tariknya. Lingkungan yang relatif tenang, infrastruktur pariwisata yang matang, akses internasional yang luas, serta citra Bali sebagai tempat pemulihan dan wellness membuat pulau ini dinilai memiliki fondasi kuat untuk berkembang sebagai pusat layanan kesehatan regional.

baca juga

Tidak sedikit wisatawan yang mulai mencari layanan pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi, pemulihan pasca tindakan medis, hingga layanan kesehatan preventif yang dapat dijalani bersamaan dengan aktivitas berlibur.

Namun, daya tarik wisata medis tidak dapat bertumpu pada citra destinasi semata. Kepercayaan menjadi faktor utama. Karena itu, keberadaan rumah sakit yang memiliki pengakuan internasional menjadi elemen penting dalam membangun reputasi Bali di sektor ini.

Direktur Siloam Hospitals Bali, dr. Ni Gusti Ayu Putri Mayuni, menyebut pencapaian akreditasi JCI merupakan bentuk komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berpusat pada pasien, baik bagi masyarakat lokal maupun tamu internasional yang datang ke Bali.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia sendiri mulai mendorong pengembangan sektor pariwisata medis sebagai bagian dari penguatan industri kesehatan nasional. Selama ini, banyak warga Indonesia memilih berobat ke luar negeri untuk mendapatkan layanan medis tertentu. 

Dengan meningkatnya kualitas fasilitas kesehatan di dalam negeri, termasuk di Bali, peluang untuk menahan arus pasien keluar sekaligus menarik pasien asing mulai terbuka lebih besar.

Fenomena ini juga mencerminkan perubahan cara sebuah destinasi wisata dipandang di era modern. Wisatawan internasional kini tidak hanya mempertimbangkan keindahan alam atau fasilitas hiburan, tetapi juga aspek keamanan dan kesiapan layanan kesehatan di daerah tujuan.

Karena itu, keberhasilan Bali menghadirkan rumah sakit dengan standar internasional menjadi lebih dari sekadar pencapaian institusi medis. Hal tersebut turut memperkuat posisi Bali sebagai destinasi global yang tidak hanya nyaman untuk dikunjungi, tetapi juga siap memberikan rasa aman bagi siapa pun yang datang, termasuk dalam aspek kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?

Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:55 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×