Indotnesia - Pada 1 Juli 2022, pemerintah akan memulai uji coba penerapan aplikasi MyPertamina bagi masyarakat yang ingin mengakses pertalite. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, amankah menggunakan HP di SPBU?
Dalam kicauannya di Twitter, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir terkait penggunaan HP di SPBU.
Unggahan pada Rabu (29/6/2022) tersebut juga menyematkan video tentang penggunaan HP di SPBU yang aman, asalkan lokasi dan peruntukannya sesuai. Apalagi, tegangan listrik pada baterai HP saat ini sudah kecil.
Berikut daftar area yang aman di SPBU ketika menggunakan HP:
1. area publik SPBU
2. food court
3. convenience store
4. Kantor
Sementara, area yang harus dihindari ketika menggunakan HP adalah:
Baca Juga: Netizen Bingung, Tak Boleh Pakai HP di SPBU tapi Beli Pertalite dan Solar Harus Pakai MyPertamia
1. area tangki
2. area pembongkaran BBM
3. terlalu dekat dengan pompa pengisian
Terkait pembelian dengan aplikasi MyPertamina, pembayaran dapat dilakukan dengan jarak aman. Penggunaan aplikasi MyPertamina bisa digunakan dari dalam mobil atau dengan jarak 1,5 meter dari dispenser SPBU. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadi bahaya.
Melansir dari Readers Digest, menurut Petroleum Equipment Institute, penggunaan HP saat mengisi bensin dapat memicu kebakaran itu tidak benar. Tidak ada yang pernah mendokumentasikan satu insiden pun, di mana ponsel telah mengeluarkan muatan listrik statis dan menyebabkan kebakaran.
Melansir CBS News, National Fire Protection Association (NFPA) di Amerika Serikat menyatakan faktanya baterai ponsel memang bisa meledak. Hal tersebut akan menjadi bahaya apabila terjadi ketika mengisi bensin.