Mengenal Starlink, Satelit Internet Milik Elon Musk yang Beroperasi di Indonesia

Indotnesia

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:41 WIB
Mengenal Starlink, Satelit Internet Milik Elon Musk yang Beroperasi di Indonesia
Ilustrasi satelit yang mengorbit di luar angkasa. (Pixabay/PIRO4D)

Indotnesia - Satelit Starlink sudah beroperasi di Indonesia lewat PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat). Layanan telekomunikasi milik Elon Musk sudah berlaku sejak 15 Juli lalu.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga sudah memberikan izin operasi Starlink. Mengutip dari Suara.com, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) telah membeli kapasitas dari Starlink. 

Jadi, Telkomsat mendapatkan Hak Labuh Satelit Khusus Non Geostationer (NGSO). Maksud Hak Labuh adalah pemberian hak untuk menggunakan Satelit Asing yang diberikan oleh Menteri kepada Penyelenggara Telekomunikasi atau Lembaga Penyiaran. 

Lalu, apa itu satelit Starlink?

Starlink adalah salah satu layanan di bawah naungan SpaceX yang bergerak di bidang konstelasi internet. Proyek perusahaan milik orang terkaya di dunia itu memiliki tujuan menghadirkan sebuah sistem komunikasi berbasis satelit dengan performa tinggi serta harga  terjangkau.

Starlink menawarkan internet dengan kecepatan tinggi di seluruh dunia, yaitu 100/200 megabit per detik (Mbps) bagi pengguna individu. 

Starlink membangun jaringan yang saling terhubung dengan ribuan jaringan di dunia. SpaceX meluncurkan satelit ini pada tahun 2019 dan mulai diterapkan di Indonesia pada 2022. 

Selain itu mengutip dari Katadata, satelit ini juga digunakan untuk mendukung kegiatan latihan bersama (LATMA) di 14 negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia, layanan ini membantu LATMA Garuda Shield-16 dan disebut memiliki banyak kelebihan.

Misalnya, kecepatan proses pengiriman instalasi dengan dan portable. Lalu, Starlink juga memiliki kecepatan layanan broadband yang setara dengan fiber optik serta mendukung layanan 5G.

baca juga

Tak hanya itu, salah satu orang yang berada di Kalimantan Timur, Danton Opforce Letda Czi Mashabi menyebut semenjak menggunakan Starlink sinyal di sana jadi penuh, padahal sebelumnya hanya mampu mendapatkan satu bar sinyal internet.

“Itu pun terkadang hilang sama sekali. Namun setelah adanya Starlink, sinyal yang kami dapatkan di Amborawang (Kalimantan Timur) ini penuh. Untuk komunikasi, internet lancar, dan tidak ada kendala sama sekali,” ungkapnya pada Rabu (10/8/2022) dikutip dari Katadata.

Sementara, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sempat mengkritik proyek besar yang digagas SpaceX.

Pasalnya, NASA mengkhawatirkan penyebaran sekitar 30.000 satelit ke orbit bumi dapat menyebabkan terjadi peningkatan frekuensi konjungsi yang berdampak pada misi luar angkasa manusia dan sains.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Starlink: Mengapa Elon Musk Luncurkan Ribuan Satelit ke Ruang Angkasa?

Starlink: Mengapa Elon Musk Luncurkan Ribuan Satelit ke Ruang Angkasa?

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:03 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN

Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:50 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

Tak Hanya Budaya, Kerja Sama Jateng dan International Zheng He Society Merambah Investasi

Tak Hanya Budaya, Kerja Sama Jateng dan International Zheng He Society Merambah Investasi

Jawa Tengah | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:47 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II/2026 di BPSDM Jatim, Tegaskan Kepemimpinan Inovatif

Jatim | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:46 WIB

Polri Bidik 1.500 Dapur MBG Rampung Akhir 2026, Siap Layani 3,5 Juta Penerima

Polri Bidik 1.500 Dapur MBG Rampung Akhir 2026, Siap Layani 3,5 Juta Penerima

Video | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

×