indotnesia

Teronggok di Gudang di India, Indonesia Berupaya Bawa Pulang Prasasti Pucangan

Indotnesia Suara.Com
Sabtu, 03 September 2022 | 09:01 WIB
Teronggok di Gudang di India, Indonesia Berupaya Bawa Pulang Prasasti Pucangan
Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid berupaya membawa pulang Prasasti Pucang ke Tanah Air. (Instagram/@hilmarfarid)

Indotnesia - Prasasti Pucang, yang membuat informasi tentang silsilah Raja Airlangga dan beberapa peristiwa dalam perjalanannya sebagai raja, lama teronggok di sebuah gudang, di India.

Indonesia berupaya untuk memulangkan prasasti tersebut ke Tanah Air. Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid dalam unggahannya di Instagram @hilmarfarid pada Jumat (2/9/2022) mengatakan Prasasti Pucang dibawa oleh Inggris untuk menjadi koleksi Royal Asiatic Society.

Tempat itu kemudian menjadi Indian Museum, di Kolkata. Dia menuturkan, prasasti cukup lama teronggok di gudang dan kurang mendapat perhatian. Dia pun bertekad untuk membawa kembali prasasti bersejarah itu ke Indonesia.

"Pagi ini, saya akan bertemu Kementerian Kebudayaan India untuk membicarakan kemungkinan membawanya ke Indonesia. Semoga saja," katanya.

Lalu, apa itu Prasasti Pucangan?

Melansir dari Unair News, Prasasti Pucangan yang berbahasa Sansekerta termasuk yang terpenting karena memuat riwayat hidup Raja Airlangga atau Sri Maharaja Rakai Halu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Anantawikramottunggadewa.

Dia adalah raja yang memerintah Jawa pada abad ke-11 Masehi. Raja Airlangga adalah seorang pembaru dalam sejarah kehidupan Jawa. Setidaknya, ada 33 bukti sejarah terdiri dari prasasti batu dan perunggu.

Dalam Prasasti Pucangan, Raja Airlangga disebut sebagai keturunan dari Raja Mpu Sindok, pendiri Dinasti Isyana yang memerintah Kerajaan Mataram Kuno pada tahun 929-948 Masehi.

Raja Airlangga memang bukan keturunan langsung, namun silsilahnya kurang lebih seperti ini, anak perempuan Mpu Sindok yakni Sri Isyanatungga menikah dengan Sri Lokapala. 

Baca Juga: Benarkah Pagi Hari adalah Waktu Terbaik untuk Buang Air Besar?

Keduanya memiliki anak yaitu Sri Makutawangsawardhana dan Mahendradatta. Kemudian Mahendradatta menikah dengan Raja Udayana dari Bali dan melahirkan tiga putra, salah satunya adalah Airlangga.

Pada usia 16 tahun, ia dikirim ke Jawa dan menikah dengan putri dari Raja Dharmawangsa Teguh bernama Galuh Sekar. Prasasti Pucangan menyebutkan tak lama setelah pernikahan keduanya, ibu kota kerajaan diserang sehingga istana hancur dan Dharmawangsa Teguh gugur.

Peristiwa yang disebut sebagai Mahapralaya itu membuat semua keturunan kerjaan habis, tapi Airlangga dan pengikutnya, Narottama, berhasil menyelamatkan diri.

Airlangga diyakini singgah dan bertapa di daerah Pucangan, sebuah wilayah yang namanya mirip dengan Gunung Pucangan di Desa Cupak, Ngusikan, Jombang, Jawa Timur. Dia tak hanya bertapa, tapi juga membuat prasasti untuk menuliskan kisah hidup dan seluk beluk silsilahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI