Indotnesia - Meninggalnya Ratu Elizabeth II pada Kamis (8/9/2022), menuntut banyak perubahan mulai dari pergantian desain mata uang poundsterling hingga pemberian tahta keluarga yang diteruskan oleh Raja Charles III.
Selain Raja Charles III, anggota keluarga lain juga mendapatkan gelar baru termasuk sang istri yaitu Camilla. Kontroversi hubungan sang raja dan Camilla sebelumnya sempat menghebohkan publik, terutama pertengkarannya dengan Lady Diana.
Turut menjadi perhatian publik pasca kematian Ratu Elizabeth II, lalu sebenarnya siapa sosok Camilla dan gelar baru apa yang bakal ia dapatkan?
Profil Camilla
Camilla memiliki nama lengkap Camilla Rosemary Shand yang lahir pada 17 Juli 1947 di King’s College Hospital, Inggris dari kalangan keluarga tentara.
Ayahnya adalah Mayor Bruce Shand yang sempat menjabat sebagai opsir tentara dan kemudian menjadi wirausahawan.
Ia tumbuh besar di Plumpton, Sussex Timur sebagai gadis yang gemar membaca. Meski begitu, keluarganya dikenal sering berpindah-pindah antara rumah mereka di Plumpton dana Kensington Selatan.
Sebelum bersama dengan Raja Charles III, Camilla pernah menikah dengan Andrew Parker Bowles pada 4 Juli 1973 di usia 26 tahun.
Andrew merupakan letnan pada satuan pasukan berkuda Britania, Blues and Royals. Dalam pernikahannya tersebut, tamu undangan istana juga turut hadir, diantaranya Ibu Suri Elizabeth Bowes-Lyon (ibunda Ratu Elizabeth II) dan Putri Anne (putri tunggal Ratu Elizabeth II).
Baca Juga: Disebut Gantikan Lady Diana, Seperti Apa Gelar Baru Kate Middleton dan Pangeran William?
Sayangnya, hubungan tersebut harus kandas pada 1995 setelah mereka menjalani pernikahan selama 21 tahun dan melahirkan dua orang anak, yakni Thomas Henry Charles Parker Bowles dan Laura Rose Parker Bowles.
Sebelum menikahi Andrew, pada pertengahan tahun 1971-an Camilla dikabarkan dekat dengan Pangeran Charles setelah diperkenalkan oleh teman mereka, Lucia Santa Cruz.
Meski sempat dekat, hubungan keduanya mengalami pasang surut hingga Pangeran Charles memutuskan untuk menikahi Diana Spencer atau lebih dikenal sebagai Lady Diana pada 1981.
Setelah bercerai dengan pasangannya masing-masing, Charles dan Camilla memutuskan kembali untuk menjalin hubungan.
Hubungan mereka mulai menjadi rahasia umum pada 1992 bersamaan dengan terbitnya buku Diana: Her Story.
Pangeran Charles dan Camilla lantas memutuskan untuk bertunangan pada 10 Februari 2005 dan melangsungkan pernikahan pada 8 April 2005.
Setelah resmi menikah, Camilla sebagai istri putra mahkota Britania Raya turut mendampingi Pangeran Charles dalam berbagai acara dan kunjungan. Selain itu, ia juga terlibat sebagai pemimpin berbagai yayasan.
Sebagai istri Pangeran Charles yang dikenal dengan Pangeran Wales, Camilla secara resmi mendapatkan gelar Princess of Wales, yaitu gelar yang diperuntukkan untuk istri putra mahkota dan calon permaisuri.
Meski begitu, Camilla memilih untuk tidak menggunakan gelar tersebut karena sering dikaitkan dengan Diana, istri pertama Charles.
Sebaliknya, Camilla memilih menggunakan gelar Duchess of Cornwall, padanan wanita dari gelar sampingan Charles, Duke of Cornwall yang diperuntukkan bagi putra tertua Britania Raya.
Kini, setelah Pangeran Charles diangkat sebagai Raja Charles III, Camilla memiliki gelar baru yaitu Queen Consort atau Ratu Permaisuri.
Berbeda dengan gelar Queen yang merupakan penguasa dengan haknya sendiri, Queen Consort bukanlah peran formal, namun hanya merupakan menjadi simbol dan dukungan yang diberikan raja.