Indotnesia - Grup rock asal Inggris Coldplay saat ini sedang jadi perbincangan publik hingga trending Twitter, pada Sabtu (8/4/2023) setelah dikabarkan akan menggelar konser di Jakarta, Indonesia.
Kabar tersebut membuat publik heboh setelah akun Twitter @SupirPete2 membagikan tangkapan layar percakapan pesan yang menyebut Coldplay akan menggelar konser di Jakarta pada November 2032.
“Cess. Fyi, as a Coldplay fan; barusan Coldplay confirmed di Jakarta, November 2023. Kemungkinan 2 hari,” ungkap pesan pada tangkapan layar yang dibagikan pada Jumat (7/4/2023) itu.
Melihat tangkapan layar yang diunggah di Twitter itu, sejumlah warganet lantas membanjiri kolom komentar dengan berbagai cuitan kegembiraannya jika kabar Coldplay konser di Indonesia menjadi kenyataan.
“Haduuuu sumpaa!!! Ini big of the big dream concert siiih dri jaman sekolaah. Ini biasanya w nge war in org konser kalo ini harus menyelamatkan diri sendiri dulu,” komentar salah seorang warganet.
”Make my dream come true!!! Bring em here,” ungkap warganet lainnya.
Selain itu, sejumlah warganet lain juga berspekulasi melihat Gelora Bung Karno (GBK) yang telah dipesan sejak 8-15 Oktober 2023 dan 8-17 November 2023 untuk konser musik internasional, salah satunya kemungkinan untuk Coldplay yang akan menggelar konser di Indonesia.
Ada pula warganet yang menyebut bahwa Coldplay secara resmi akan mengumumkan perihal tur konser di Asia pada 10 April 2023 mendatang, sehingga kabar isu konser mereka akan digelar di Jakarta masih belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.
Berdasarkan pantauan dari Instagram resmi Coldplay, jadwal tur dunia bertajuk Music of the Spheres mereka masih berfokus di sejumlah negara di Eropa selama bulan Mei-Juli 2023.
Baca Juga: Sinopsis Drama China Till the End of the Moon yang Jadi Trending Twitter
Diketahui, Coldplay belum pernah menggelar konser di Indonesia salah satunya karena minimnya pelestarian lingkungan yang digalakkan di Tanah Air.
Pasalnya, grup band yang digawangi oleh Chris Martin ini termasuk salah satu musisi yang memiliki perhatian tinggi terhadap lingkungan dari negara yang mereka kunjungi dalam konser.