indotnesia

Hari Buku Sedunia, Mengapa Aktivitas Baca Buku Harus Sejak Bayi?

Indotnesia Suara.Com
Minggu, 23 April 2023 | 10:02 WIB
Hari Buku Sedunia, Mengapa Aktivitas Baca Buku Harus Sejak Bayi?
membaca buku- (Pexels/Andrea Piacquadio)

Indotnesia - Setiap tahun, kita memperingati Hari Buku Sedunia atau World Book Day pada 23 April. Momen ini sekaligus bersamaan dengan Hari Hak Cipta atau Copyright Day.

Tanggal 23 April juga  menjadi simbolis dalam sastra dunia, di mana penulis terkemuka dunia seperti William Shakespeare, Miguel de Cervantes, dan Inca Garcilaso de la Vega meninggal pada hari ini.

Buku adalah jendela dunia. Nggak jarang, orangtua menanamkan kebiasaan membaca kepada anak-anak mereka sejak dini. Orangtua melakukan aktivitas membaca buku bersama anak-anak, bahkan meski mereka belum bisa membaca.

Lalu, mengapa aktivitas membaca buku harus dilakukan sejak bayi?

Bayi yang baru lahir memang belum bisa memegang buku atau memahami huruf. Namun nggak pernah ada yang terlalu cepat untuk mengenalkan mereka dengan buku.

Melansir Very Well Family, penelitian pada 2019 menemukan bayi yang setiap hari diajak membaca buku terpapar sekitar 78.000 kata. Bahkan sampai usia 5 tahun, mereka akan mengenal lebih dari 1,4 juta kata.

Paparan kata-kata dari buku itu berdampak langsung dengan kemampuan berbahasa mereka di masa depan. Membaca sejak dini juga salah satu cara orangtua untuk memastikan anak-anak sukses secara akademik.

Membaca buku membantu perkembangan bayi. Nggak hanya bayi jadi terbiasa dengan suara dan kata yang berbeda, tapi juga menciptakan kecintaan pada buku dan hasrat untuk membaca.

Selain itu, membaca buku juga membangun imajinasi bayi dan membantu mereka belajar tentang dunia sekitar.

Baca Juga: Tuntutan Dibatalkan, Keluarga Korban Penembakan Tetap Gugat Aktor Alec Baldwin

Meskipun bayi belum mengerti apa yang orangtua katakan saat membaca buku, otak mereka mendapat manfaat dari membaca, seperti:

  • Memberi bayi informasi tentang dunia di sekitar mereka
  • Mengajari mereka pentingnya komunikasi
  • Membangun keterampilan mendengarkan, memori, dan kosa kata
  • Memperkenalkan banyak hal seperti angka, huruf, warna, dan bentuk

Lalu, kapan mulai membacakan buku untuk bayi? Menurut American Academy of Pediatrics menyarankan agar aktivitas membaca untuk bayi adalah sejak mereka lahir. Dengan begitu, bayi dapat belajar dan mengenali suara.

Bayi dapat mengenali nada dan ritme, serta suara dari orangtua akan menenangkan mereka. Jadi, sudahkah kamu membacakan buku untuk anak-anak kalian?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI