Pada 1765 Raja George III mengalami sakit mental hingga dinyatakan gila permanen pada 1811 yang membuatnya tidak layak lagi untuk memerintah.
Karena hal itu, Ratu dan putra sulungnya Pangeran Wales mengalami konflik untuk mengurus urusan pemerintahan.
Meski begitu, Queen Charlotte tetap mendampingi sang suami meski kemudian ia menjadi depresi dan sering marah.
Pada 1818, Queen Charlotte meninggal dunia di kursi berlengan di tempat peristirahatan keluarga yang didampingi oleh putra sulungnya.
Semasa hidup, ia dikenal sebagai Ratu yang baik sekaligus pendamping terlama kedua Raja dalam sejarah Inggris setelah Pangeran Philip, Duke of Edinburgh.