Dalam prosesnya, terdapat dua banten pokok yang dipersembahkan saat Hari Raya Pagerwesi, yaitu Sesayut Panca Lingga untuk upacara para pendeta dan Sesayut Pageh Urip bagi umat kebanyakan.
Masyarakat juga melakukan tradisi unik yang dilaksanakan setiap Pagerwesi, salah satunya munjung atau ziarah ke makam sanak keluarga.