Seorang Ibu Tenggelamkan Bayi di Ember Karena Baby Blues, Apa Itu?

Indotnesia

Rabu, 18 Oktober 2023 | 20:19 WIB
Seorang Ibu Tenggelamkan Bayi di Ember Karena Baby Blues, Apa Itu?
Baby blues syndrome dapat dialami oleh siapa aja. (Freepik.)

Indotnesia - Video seorang ibu asal Jakarta Selatan (Jaksel) yang nekat menenggelamkan bayinya di ember viral di media sosial. Menurut Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Umum Komnas PA, Lia Latifah hal itu lantaran si ibu mengalami baby blues syndrome.

"Kami telah berkunjung ke rumah yang bersangkutan pada Jumat (13/10). Berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, dia mengaku mengalami 'baby blues' dan ada sedikit depresi," katanya seperti dikutip dari Antara.

Lantas, apa itu baby blues? 

Baby blues syndrome adalah masalah psikologi yang biasa dialami seorang ibu pasca melahirkan. Biasanya muncul2-3 hari setelah persalinan dari berlangsung selama 10-14 hari.

Saat seorang wanita telah melahirkan anaknya, akan mengalami fluktuasi hormon. Hal itu turut mempengaruhi pola pikir dan suasana hati menjadi tidak menentu.

Apalagi adanya perubahan kebiasaan dari sebelum memiliki anak dan ketika memilikinya. Kurang istirahat, begadang malam hari saat bayi rewel, tidak punya waktu untuk me time, dan sebagainya.

Gejala baby blues

Melansir Healthline, Baby blues bisa dialami oleh siapa saja dengan gejala yang berbeda-beda. Akan tetapi, bisanya akan mengalami hal-hal berikut.

1. Mudah menangis tanpa alasan yang jelas atau karena dipicu hal kecil.

baca juga

2. Moody dan mudah tersinggung.

3. Merasa cemas, gelisah, hingga khawatir.

4. Merasa tidak terikat dengan bayinya.

5. Merasa kehilangan kebebasan hidupnya seperti dulu.

6. Insomnia dan kelelahan.

Untuk itu penting untuk menyadari kondisi ini. Di samping itu, kamu juga perlu memperhatikan dirimu dengan melakukan hal-hal yang membuat suasana hati menjadi tenang dan senang. Selain itu, agar baby blues tidak berkepanjangan dan berisiko menyebabkan depresi postpartum yang lebih serius.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk melewati kondisi ini?

1. Tidurlah sebanyak yang kamu inginkan dan bisa lakukan

2. Jangan ragu meminta bantuan

3. Penuhi asupan makanan dengan menu-menu yang kamu sukai.

4. Berkeluh kesah dan berceritalah.

5. Luangkan waktu untuk dirimu barang sejenak.

Demikian apa itu baby blues syndrome atau sindrom baby blues gejala, serta cara mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Hari Menopause Sedunia, Berikut Gejala Mulai Mengalaminya

Jadi Hari Menopause Sedunia, Berikut Gejala Mulai Mengalaminya

Indotnesia | Rabu, 18 Oktober 2023 | 14:55 WIB

Kasus Ibu di Pesanggrahan Tenggelamkan Bayi di Ember, Polisi Periksa Tetangga hingga Pak RT

Kasus Ibu di Pesanggrahan Tenggelamkan Bayi di Ember, Polisi Periksa Tetangga hingga Pak RT

News | Selasa, 17 Oktober 2023 | 17:21 WIB

Dalami Unsur Pidana, Polisi Periksa Ibu Kandung di Pesanggrahan yang Tenggelamkan Bayi ke Ember Berisi Air

Dalami Unsur Pidana, Polisi Periksa Ibu Kandung di Pesanggrahan yang Tenggelamkan Bayi ke Ember Berisi Air

News | Selasa, 17 Oktober 2023 | 15:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×