Suara Joglo - Ustadz Abdul Somad (UAS) dikenal sebagai salah satu dai kondang tanah air. Video-video ceramahnya acapkali viral di media sosial. Kehidupan pribadinya juga tak luput dari sorotan.
Namun baru-baru ini nama UAS kembali menjadi sorotan warganet. Muasalnya berita hoaks video ceramahnya yang dipelintir sedemikian rupa sehingga tone pesannya menjadi minor. Konten kreator ini membuat narasi berita seolah-olah UAS membolehkan orang mencintai istri orang.
Narasi konten hoaks ini berisi potongan-potongan berita nasional dan gambar-gambar UAS yang dipotong-potong. Dikutip dari laman Turnbackhoaks.id, hasil Cek Fakta menyimpulkan kalau gambar tersebut telah disunting pada bagian judul.
Faktanya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan bahwa mencintai pasangan orang lain memang tidak dosa, tetapi jangan diteruskan. Namun dalam narasi justru dipelintir menjadi begini: Ustadz Abdul Somad: "Hukum Mencintai Pasangan Orang Lain Ternyata Tidak Dosa, Itulah Nilai Jihad."
[PENJELASAN]
Beredar kembali sebuah gambar tangkapan layar artikel yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “Habieb Falsu on Twitter” dengan klaim Ustadz Abdul Somad: hukum mencintai pasangan orang lain ternyata tidak dosa, Itulah nilai jihad.
Setelah ditelusuri gambar tangkapan layar tersebut adalah hoaks lama yang dibagikan kembali. Turnbackhoax.id pernah membahas klaim serupa pada 31 Agustus 2022 dengan judul [SALAH] Ustadz Abdul Somad: “Hukum Mencintai Pasangan Orang Lain Ternyata Tidak Dosa, Itulah Nilai Jihad”.
Narasi sebenarnya yang diunggah di Youtube channel dengan nama akun “Jalan Taubat”. Di video tersebut, Ustadz Abdul Somad memang mengatakan bahwa mencintai pasangan orang lain tidak dosa, hanya beliau justru menganjurkan untuk tidak melanjutkan tindakan tersebut. Tidak ada pernyataan Ustadz Abdul Somad mengenai jihad di video tersebut.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim Ustadz Abdul Somad: hukum mencintai pasangan orang lain ternyata tidak dosa, Itulah nilai jihad adalah salah dengan kategori konten yang menyesatkan.
Baca Juga: Titip Pesan ke Ketum PSSI Terpilih, Hamka Hamzah: Liga 2 dan 3 Harus Jalan