Suara Joglo - Pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 dikabarkan sempat ricuh setelah beberapa nama diduga dihilangkan.
Hal tersebut terungkap usai para voters merasa ada yang salah dari hak suara yang dibacakan hanya milik Yunus Nusi dan Zainudin Amali.
Sedangkan dari sekian voters yang hadir di Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, banyak dari mereka yang merasa memberikan suara kepada Ratu Tisha.
Bahkan menurut laporan yang beredar, tidak hanya nama Ratu Tisha yang dihilangkan, melainkan terdapat juga nama Riyald dan Syauqi yang juga hilang saat pembacaan hak suara, padahal voters mengklaim bahwa salah satu dari mereka ada yang memilih nama-nama tersebut.
Kendati demikian kongres lantas menjadi ricuh dan sempat ada usulan untuk Kongres Biasa diulang, hanya saja Iwan Bule memberikan saran agar penghitungan hak suara diulang. Usul tersebut lantas menjadi bahan pertimbangan para voters.
Kabar tersebut lantas dengan cepat tersebar di media sosial (medsos), bahkan tak jarang dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia yang memberikan sanjungan akan ketegasan Iwan Bule dalam menyikapi masalah pada saat KLB.
"Banyak suara hilang bahayaa ini bahayaaaa Iwan Bule jadi penyelamat. Iwan Bule, save menit akhir yang sangat menentukan," ungkap salah seorang netizen.
"Bener kata Asnawi bhr: "pak ibul masih yang terbaik di negri ini," kata netizen yang lain.
"Pak Ibul emng bagus, tapi bawahan"nya yg rusak, ini jdi pembuktian terakhir beliau bahwa beliau sebenernya peduli sama sepak bola Indonesia," ujar netizen lainnya.
Baca Juga: Kumpul di Kertanegara, Relawan JoMan Jokowi Mania Mau Deklarasi Dukungan Capres Prabowo?
"Harus ganti sistem jadi pemilihan terbuka layaknya pemilu untuk menghindari hal2 yang kaya gini," usul netizen satunya.
"ada keributan dan manipulasi jdi pemilihan ulang ratu Tisha siap comeback," kata netizen lain.