Kapten Persikabo 1973, Manahati Lestusen mendadak jadi perbincangan warganet setelah laga melawan PSM Makassar.
Seperti diketahui, PSM Makassar memenangkan laga itu dengan skor 1-0 lewat penalti Ramadhan Sananta dalam laga di Stadion Pakansar, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (9/3/2023) petang.
Penalti itu sempat menimbulkan protes kepada wasit Sance Lawita maupun asisten wasit dari para pemain Persikabo 1973.
Padahal dari tayangan ulang, terlihat jelas gelandang Persikabo 1973, Bruno Dybal melakukan handball.
Aku Instagram @pengamatsepakbola pun turut memberikan analisa mengenai kasus handball hingga berujung penalti untuk PSM Makassar.
"Pemain seharusnya juga harus paham aturan LOTG tentang handball, offside, red card, profesional foul, DOGSO, dan lain-lain. Tidak hanya asal protes tanpa ada dasar," tulis keterangan unggahan tersebut.
"Manahati terlihat begitu marah wasit menunjuk penalti. padahal Bruno Dybal jelas sekali terlihat hand ball," tambahnya.
Sontak saja, sikap emosi Manahati Lestusen itu mendapat nyinyiran dari warganet di kolom komentar.
"Edukasi akan LOTG memang sangat dibutuhkan baik oleh pemain pelatih dan penonton," tulis @a_7alu.
Baca Juga: Terkait Putusan Kasus Suap Eks Kepala DPMPTSP, Pj Wali Kota Yogyakarta Pastikan Jatuhi Sanksi Berat
"Viral aja dulu baru minta maaf, ngakak boleh ngak nih," tambah @gusdul93.
"Kemarin tagarnya #wasitharusdiupgrade . Kalau skrang mungkin #pemainharusdiupgrade," timpal @awi_habib.
"Malu nggak yah pas liat video ulangan handballnya," tambah @aryamansyur soal aksi Manahati Lestusen.