Kepala Dinkes Kulon Progo, Sri Budi Utami menyebutkan ada kenaikan kasus Covid-19 secara siginifikan di wilayahnya selama April 2023 hingga sekarang.
Saat ini tercatat ada 20 warga terjangkit Covid-19 termasuk satu pasien yang meninggal dunia akibat virus Corona dan memiliki penyakit bawaan.
Mengantisipasi adanya kasus yang kembali meluas, Dinkes Kulon Progo akan memperketat pengawasan ketika banyak warga yang mudik ke Kulon Progo.
"Tentu mobolitas masyarakat nanti akan meningkat. Apalagi pemerintah tidak memerlakukan lagi pembatasan. Jadi kami tegaskan untuk tetap menggunakan masker saat berada di luar," katanya, Jumat (14/4/2023).
Ia menjelaskan bahwa penerapan protokol kesehatan juga akan digalakkan meski dari Pemerintah Pusat tak lagi memberlakukan hal tersebut.
Di sisi lain, sebelum menjelang hari H lebaran, Pemkab juga melakukan sosialisai penerapan prokes tersebut ke masyarakat, sebagai pengingat.
Selain itu dirinya juga akan menyiapkan fasilitas kesejatan seperti RSUD Wates dan juga RSUD Nyi Ageng Serang. Pasalnya kemungkinan sebaran Covid-19 meluas bisa saja terjadi.
Terpisah, Pj Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana menegaskan kepada warganya untuk tetap tenang menghadapi peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya.
"Yang jelas untuk keamanan dan saling menjaga kesehatan, masing-masing warga melakukan upaya pencegahan dan mengencangkan lagi prokesnya," kata dia. [ANTARA]
Baca Juga: 5 Fakta Unik di Balik Kapolres Kulon Progo yang Dicopot Pascakasus Patung Bunda Maria