Piala Asia 2023 akan berlangsung di Qatar 12 Januari hingga 10 Februari 2024 mendatang.
Timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak dan Vietnam.
Skuad asuhan Shin Tae-yong disebut-sebut berada di Grup Neraka mengingat bakal menghadapi lawan-lawan tangguh, terutama Jepang yang tampil apik di Piala Dunia 2022 silam.
Meski demikian, Timnas Indonesia setidaknya bisa percaya diri bahkan sudah mempecungandi Irak dan Vietnam dalam hal market value atau nilai pasar pemain.
Melansir akun Instagram @transfermarkt.co.id, Minggu (21/5/2023), full back Sandy Walsh jadi pemain dengan nilai pasar tertinggi Timnas Indonesia yakni Rp 34,76 miliar.
Saat ini, Sandy Walsh bermain sebagai bek kanan untuk klub Jupiler Pro League KV Mechelen.
Kemudian di bawah Sandy ada sosok Jordi Amat (Rp 17,38 miliar), Marc Klok (Rp 8,26 miliar), Shayne Pattynama (Rp 6,95 miliar) dan Stefano Lilipaly (Rp 5,65 miliar).
Sementara market tertinggi Vietnam adalah Nguyen Quang Hai.
Gelandang berusia 26 tahun asal klub Liga Prancis, Pau FC itu 'hanya' memiliki nilai Rp 6,95 miliar.
Baca Juga: Aji Santoso Puji Profesionalitas Sho Yamamoto untuk Persebaya
Nilai pasar itu setara dengan bek naturalisasi Timnas Indonesia, Shayne Pattynama adalah yang bermain untuk klub Eliteserien Viking FK.
Sedangkan Timnas Irak memiliki Zidane Iqbal yang bermain bersama Manchester United. Namun pemain berusia 20 tahun itu 'hanya' memiliki nilai pasar Rp 13,91 miliar, jauh di bawah Sandy Walsh maupun Jordi Amat.
Sementara gelandang Timnas Jepang, Daichi Kamada yang bermain untuk Eintracht Frankfurt memiliki nilai pasar tertinggi di grup itu dengan Rp 521 miliar.
Dengan kondisi itu, setidaknya Timnas Indonesia bisa lebih percaya diri karena memiliki pemain jempolan di kompetisi Eropa.