Usai dilaporkan Jenny Rachman terkait dugaan pemalsuan data, sang suami yakni Suprajarto kini berstatus sebagai tersangka. Berikut deretan fakta seputar Jenny dan keluarganya termasuk sosok Suprajarto.
Diketahui 14 April 2023 lalu aktris senior Jenny Rachman melaporkan sang suami Suprajarto ke Polres Jakarta Selatan. Laporan itu terkait dugaan pemalsuan tanda tangan untuk menggelapkan aset milik Jenny.
Kuasa hukum Jenny Rachman, Akhlan B menyebut Suprajarto diduga melakukan penggelapan aset milik Jenny senilai Rp5-8 miliar yang ada di kawasan Bandung saat masih menjabat sebagai Komisaris Utama salah satu bank.
Berikut jejak Suprajarto yang kini harus berurusan dengan hukum.
Karier Suprajarto tak lepas dari dunia perbankan.
Ia pernah ditunjuk sebagai Direktur Utama BTN. Penunjukan yang dianggap mendadak itu menjadi sorotan publik.
Suami Jenny Rachman itu mengaku tak tahu menahu soal penunjukannya sebagai dirut BTN.
"Saya tidak pernah diajak bicara mengenai penetapan ini sebelumnya apalagi diajak musyawarah," katanya tempo lalu.
Ia kemudian menolak penunjukan berdasar hasil RUPSLB tersebut lalu mengundurkan diri.
24 Jam Jadi Dirut BTN, Undur Diri
Merasa tak nyaman dengan penunjukannya yang terkesan mendadak, Suprajarto memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai dirut BTN. Pengunduran diri itu dilakukan 24 jam setelah penunjukannya.
"Atas penetapan ini saya tak dapat menerima keputusan dan saya putuskan untuk mengundurkan diri dari hasil keputusan RUPSLB BTN," katanya.
Ia mengaku tak menyesali keputusannya itu dan merasa plong.
"Sudahlah itu dipikir nanti (soal karier) yang penting saya happy plong dan enjoy," ucapnya.
Jabat Komut Bank Jatim
Usai undur diri dari dirut BTN, Suparjarto diketahui menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Jatim.
Hadirnya mantan Dirut BNI itu sempat mendapat sambutan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
"Selamat datang pak Suprajarto Komut Bank Jatim yang baru. Saya rasa jejaring dan pengalaman beliau mampu memperkuat dan mengembangkan Bank Jatim ke depan," terangnya 2022 lalu.
Geram Anaknya Dianiaya
Nama Suprajarto sempat mencuat ke publik saat anaknya Bryan Yoga Kusuma menjadi korban penganiayaan di salah satu tempat hiburan di Yogyakarta.
Geram atas perlakuan yang didapat sang anak, Suprajarto pun menggaungkan tagar Keadilan bagi Yoga.
"Tak ada yang membuat hati lebih remuk redam bagi setiap orang tua saat mengetahui anak mereka terluka fisik," tulisnya kala itu di akun IG nya.
"Apa yang dialami anak saya adalah wujud anarkisme dan premanisme. Bagaimanapun segala bentuk kekerasan tentunya tak bisa kita toleransi. Pengabaian terhadap tindak kekerasan, berarti melanggengkan tindakan serupa. Bukan saatnya kita menutup mata. Ada korban yang membutuhkan keadilan," tegasnya.