Di balik konser megahnya yang di gelar di Star Theater Singapore, ternyata Dewi Perssik mengalami sebuah masalah.
Pedangdut asal Jember itu menuturkan bahwa tiket konsernya hanya terjual 200 kursi dua minggu sebelum konser. Hal itu bahkan sempat mengganggu kesehatan mentalnya.
“Jadi, sebenarnya konser yang di Singapore itu ada masalah. Jadi, cuman kami semua silent untuk berpositif thinking. Jadi, promotor ini kan sudah siapkan 2M untuk gedung, untuk EO, tapi kami tuh tidak dipromosikan,” ujar Dewi Perssik menceritakan.
“Itu konser mau dua minggu, yang beli tiket cuma 200 orang. 200 orang di 5000 kursi kapasitasnya,” lanjutnya.
Lantaran hal itu, ia mengaku dirinya sangat memikirkan hal itu. Dewi Perssik mengkhawatirkan konser tersebut tidak ada yang nonton.
“Dari situ kan, mungkin temen-temen lihat aku agak kurusan, agak apa itu aku mental gitu. Kena mental banget,” ungkap Dewi Perssik.
“Karena kan, Ya Allah, siapa aku sih. Aku ini siapa. Siapa yang mau nonton aku, di negara orang. Tidak akan ada orang yang tau aku siapa,” lanjutnya sembari menangis.
Lebih lanjut, mantan istri Angga Wijaya itu lantas menceritakan bahwa dirinya melakukan salat malam lantaran sedih mendapati masalah tersebut.
“Aku cuma bilang apa yang tidak mungkin, mungkin bagi Allah. Itu yang aku yakinin. Mau seminggu mau konser, tiba-tiba langsung, brek-brek-brek, tiket tuh langsung banyak yang sold out,” tuturnya.
Baca Juga: Roger Federer Puji Novak Djokovic Tetapi Enggan Komentar Soal Predikat GOAT
“Jadi, cuma hampir satu bulan promosinya. Hampir satu bulan Alhamdulillah udah 2.229 tiketnya,” pungkasnya.