Andre Schurrle yang pernah mengantar Timnas Jerman merengkuh Piala Dunia 2014 silam, melakoni ritual ekstrem selepas pensiun dari sepak bola.
Diketahui, Andre Schurrle gantung sepatu di usia yang sebetulnya tergolong muda yakni 29 tahun pada 2020 lalu.
Berselang 9 tahun kemudian, mencuat penampilannya yang nyaris tak dikenali.
Dalam foto yang beredar, eks pemain Chelsea tersebut terlihat lusuh dengan kondisi bertelanjang dada dan bercelana pendek tengah berada di kawasan pegunungan Sniezka yang diselimuti salju. Gunung tersebut diketahui sebagai titik tertinggi di Republik Ceko.
Penampakan Schurrle yang tampak kebal dingin di tengah salju itu, ternyata tengah melakoni ritual ekstrem yakni menjalani Wim Hof Method. Yakni sebuah teknik pernapasan yang memungkinkan orang tersebut mampu menahan suhu ekstrem sekalipun dalam kondisi seperti orang normal.
Dikutip dari aa.com, Andre Schurrle melakoni ritual ekstrem tersebut bersama si empunya metode yakni Wim Hof.
"Hari ke-3 pengalaman Wim Hof dan mendaki puncak bersama kru kami yang cantik!! Hal mental dan fisik tersulit yang pernah saya lakukan!" tulis Schurrle.
"Menit-menit terakhir, saya tidak bisa merasakan apa-apa dan saya harus menemukan sesuatu jauh di dalam diri saya untuk terus berjalan! Sebuah pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan! -19 derajat, angin 100 km/jam di wajah kami, salju lebat dan hujan! Apa yang saya pelajari ... Tubuh saya dan saya lebih kuat dari yang saya kira. Jika saya memasukkan pikiran dan jiwa saya ke dalamnya, saya bisa melakukan segalanya." lanjutnya mengungkapkan pengalaman yang tak biasa tersebut.
Sebelum pensiun, Andre Schurrle tercatat pernah merengkuh tropi Liga Inggris bersama Chelsea. Selain itu ia juga turut menyumbang assist untuk gol kemenangan Jerman di partai puncak Piala Dunia 2014.
Baca Juga: Pandangan Tentang Sepak Bola Indonesia Berubah, Thomas Doll Akui Ada yang Bisa Main di Liga Jerman