Diduga stres mencari striker tajam untuk Timnas Indonesia, Shin Tae-yong rela pertaruhkan Dimas Drajad.
Kejadian itu terungkap kala Shin Tae-yong menjadi tamu dalam acara Denny Sumargo beberapa waktu lalu.
Diketahui, Shin Tae-yong sejak melatih Timnas Indonesia mengaku urung menemukan komposisi yang pas terutama untuk slot striker.
Ia bahkan mengaku kesulitan mendapatkan striker tajam untuk Timnas Indonesia.
Dimas Drajat yang sempat masuk dalam daftar stiker yang dipanggilnya, urung mampu membuktikan ketajamannya. Terbaru ia gagal membukukan gol kala Timnas Indonesia melakoni laga FIFA Matchday kontra Palestina.
Nah, diduga stres, Shin Tae-yong tampaknya rela mempertaruhkan Dimas Drajad sebagai striker kala melakoni game adu tos-tosan dengan Denny Sumargo.
Mulanya, saat itu Denny Sumargo menantang pelatih asal Korea Selatan itu melakoni game fun futsal. Ia kemudian menantang Coach Shin, bila tendangannya mampu mengenai mistar gawang maka otomatis jadi striker Timnas Indonesia.
Tak disangka, tantangan itu disanggupi Shin Tae-yong. Ia bahkan rela mempertaruhkan Dimas Drajad diganti, bila ia gagal mengenai mistar gawang.
"Oke Dimas out," ucap Shin Tae-yong.
Baca Juga: Cetak 10 Gol dari 17 Laga, Striker Brunei Darussalam Jadi Ancaman Timnas Indonesia
Beruntung dari dua kali percobaan, Denny Sumargo gagal mengenai mistar. Sementara itu, meski sempat meleset, tendangan kedua Shin Tae-yong sukses mengenai target mistar gawang dan selamatlah nasib Dimas Drajat.
Diketahui, sepanjang menukangi Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah mencoba sebanyak 11 striker untuk mengisi lini serang skuat Garuda.
Dari sebanyak itu, Dimas Drajad dan Ezra Walian yang memiliki statistik lumayan. Namun, tercatat, hanya Dimas Drajad yang masih dipertahankan, sementara Ezra urung lagi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.