Federasi Futsal Indonesia (FFI) memperkenalkan Marcos Sorato sebagai pelatih baru Timnas Futsal Indonesia. Dia resmi menggantikan Mohamad Hashemzadeh mundur pada Juli 2023.
“Federasi Futsal Indonesia dengan cepat merekrut Marcos Aurelio Sorato Zapelini, mantan pemain futsal sukses dari Brazil, sebagai pelatih utama Timnas Futsal Indonesia,” tulis FFI di media sosial Instagram.
Marcos Sorato memiliki curiculum vitae (CV) yang cukup mentereng. Pelatih yang akrab disapa Pipoca itu terbilang sukses baik sebagai pemain maupun pelatih.
Dia pernah menjuarai liga futsal Spanyol dan liga futsal Brasil sebagai pemain. Pipoca memulai karier menjadi pelatih pada 2003.
Di awal karier kepelatihannya, Marcos Sorato pernah menjadi asisten pelatih di klub futsal Spanyol Playas de Castellon.
Pada 2005, Pipoca dipercaya menjadi asisten pelatih Timnas Futsal Brasil sembari menukangi tim U-20. Tahun 2008, bersama pelatih utama, Paulo de Oliveira dia berhasil membawa Timnas Futsal Brasil menjuarai Piala Dunia Futsal.
Setahun berikutnya, Pipoca didapuk menjadi pelatih kepala menggantikan Paulo de Oliveira. Dia sukses mengantarkan Brasil meraih juara Piala Dunia Futsal dua kali tahun 2009 dan 2012.
Marcos Sorato pernah dianugerahi gelar pelatih terbaik dunia pada 2011.
Sukses bersama Timnas Futsal Brasil, dia kemudian melanjutkan karier kepelatihannya di Rusia dengan menukangi MFK Tyumen pada 2013-2014. Setelah itu berpindah ke sejumlah klub di Timur Tengah.
Pipoca tercatat pernah membawa Al Ahli menjuarai Liga Futsal Uni Emirat Arab sebanyak dua kali beruntun pada 2015 dan 2016.
Baca Juga: Hari Dharma Wanita Nasional, Gubernur Khofifah Minta Istri ASN Membangun Ketahanan Keluarga
Dengan sederet pengalaman itu, tidak heran bila Marcos Sorato diharapkan mampu membawa Timnas Futsal Indonesia lolos Piala Dunia 2024.
“Diharapkan kedatangannya akan membawa prestasi lebih gemilang bagi Timnas Futsal Indonesia di masa depan,” tulis FFI di media sosialnya.
Kedatangan Marcos Soraso disambut antusias pencinta bola di media sosial. Banyak netizen yang menaruh optimisme kepadanya.
"Habis Richardinho, terbitlah Sorato," tulis wargnet. "Nah ini baru mantap," tulis warganet lainnya.
"Yakin lolos pildun ini mah," sahut warganet lainnya.