Laga panas Persebaya Surabaya melawan Arema FC menjadi pertandingan yang ditunggu. Namun kini bukan soal rivalitas kedua klub tersebut, tapi juga bakal adu gengsi antara bapak dan anak.
Diketahui, Arema FC dilatih oleh Fernando Valente. Sedangkan Persebaya diperkuat oleh Ze Valente.
Maka laga itu pun semakin seru yang akan mempertemukan ayah dan anak dengan posisi berbeda.
"Setelah lawan Madura United, saya dan ayah tidak melakukan komunikasi apa pun dan kami berdua mempersiapkan tim kami masing-masing. Ayah fokus dengan Arema FC dan saya fokus dengan Persebaya," ujarnya dikutip dari Suara Jatim pada Rabu (20/9/2023).
Dia mengaku sangat termotivasi membawa Persebaya. Bukan hanya karena keinginannya untuk mengalahkan ayahnya.
"Motivasi saya bisa menang bersama Persebaya bukan mengalahkan ayah saya, jadi pertandingan melawan Arema saya memotivasi saya untuk bisa meraih 3 poin," ungkapnya.
Keberadaan Ze Valente tentu akan menguntungkan Persebaya. Pasalnya, dia paham betul dengan karateristik permainan sang ayah.
"Saya pernah bekerja sama dengan ayah saya, jadi saya paham banget dengan permainan yang dilakukan ayah saya," jelasnya.
Sementara itu Pelatih Persebaya Surabaya, Josep Gombau telah mengevaluasi tim atas kekalahan sebelumnya.
"Kami sudah mempersiapkan semuanya, akan memberikan yang terbaik di lapangan," katanya.
Josep Gombau mengaku sudah mengenal permainan Arema FC saat dirinya masih menahkodai Kitchee.
Selain itu dia juga mendapatkan sudah banyak informasi dari asisten pelatih Persebaya dan menganalisa tiga laga terakhir Arema FC di bawah kepemimpinan Fernando Valente.
"Saya tahu Arema FC karena pernah bertemu saat masih menangani Kitchee di AFC. Sekarang tentu saya sudah mendapat banyak informasi dari staf pelatih, kami sudah mempersiapkan dengan baik, kami ingin memenangkan pertandingan," imbuhnya.
Saat ini Arema FC memang sedang dalam tren positif. Tiga laga terakhir belum terkalahkan. Mereka berhasil dua kali menang, satu kali imbang dan tiga laga tersebut berhasil clean sheet.
Situasi ini berbanding terbalik dengan Persebaya baru mengalami kekalahan dari Madura United. Kemudian dalam tiga laga terakhir Paulo Victor dkk hanya mencetak dua gol dan harus kebobolan empat gol.