Cengkeramannya di dunia properti makin kuat setelah ia berkenalan dengan Tommy Winata. Karena memiliki kesamaan visi dan misi keduanya pun memutuskan untuk bekerja sama dengan membentuk Agung Sedayu Group.
Dari kerja sama itu, lahirlah kawasan real estate Pantai Indah Kapuk, Kelapa Gading hingga SCBD Sudirman yang terkenal elite itu.
Disokong Tommy Winata melalui konglomerasi Artha Graha Network, bisnis Aguan makin mengkilap. Sebanyak 57 properti Aguan melalui Agung Sedayu tersebar di Jabodetabek.
Aktif di Filantropis
Seperti kebanyakan orang kaya, Aguan juga dikenal dermawan. Ia aktif dalam bidang filantropis bersama istrinya Lin Liping.
Melalui yayasan Budha Tsu Chi ia banyak membantu kaum papa di kawasan Jakarta dan sekitarnya.
Investasi Rp20 Triliun di IKN
Aguan belakangan jadi sorotan setelah Presiden Jokowi mengucap terima kasih kepadanya di acara groundbreaking Hotel Nusantara, hotel pertama yang dibangun di IKN.
Bersama rekan-rekannya, ia membentuk konsorsium dengan nilai investasi sebesar Rp20 triliun di IKN.
Baca Juga: Asian Agri Salurkan Bantuan Pendidikan dan Paket Usaha di Dua Desa Labuhanbatu
Kehadirannya di IKN pun tentu membuat Jokowi senang hingga berterima kasih lantaran jadi jalan pembuka bagi investor lainnya untuk masuk ke IKN.
Lewat Agung Sedayu Group, Aguan tak hanya membangun hotel di IKN tetapi juga komplek perkantoran hingga mall.
Gerbong Konglomerat
Melalui Agung Sedayu Grup, Aguan juga turut membawa gerbong konglomerat untuk berinvestasi ke IKN.
Dari paparan Otorita IKN konsorsium Agung Sedayu Group memboyong 10 perusahaan raksasa yakni Salim Group, Sinarmas, Pulauintan hingga Djarum.
Tak hanya itu, ada pula Wings Group, Adaro, Barito Pasific, Mulia Group serta Astra Group.