Suara Joglo - Inter Miami kembali mengalami kekalahan telak tanpa bantuan Lionel Messi dalam pertandingan MLS melawan Chicago Fire, semakin menambah kesulitan mereka untuk masuk ke babak play-off. Lionel Messi masih absen dalam aksi Inter Miami di Major League Soccer (MLS) untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
Masalah otot yang dialami Messi sejak kembali dari tugas internasional bersama timnas Argentina menjadi penyebab absennya megabintang asal Argentina ini. Ketidakhadiran Messi sangat mempengaruhi permainan dan hasil yang diraih oleh The Herons.
Dalam pertandingan melawan Chicago Fire di Stadion Soldier Field pada Kamis (4/10/2023) pagi WIB, Inter Miami mengalami kekalahan telak dengan skor 1-4. Meskipun mampu menahan imbang tuan rumah 0-0 di babak pertama, gawang Miami akhirnya jebol di babak kedua.
Skor sempat seimbang 1-1, namun Chicago Fire kemudian berhasil menambah tiga gol lagi. Maren Haile-Selassie mencetak brace dengan cepat (menit ke-62, 65'), memimpin Chicago dan mengubah skor menjadi 3-1.
Shaqiri akhirnya menutup pesta kemenangan timnya dengan gol pada menit ke-73, memastikan kemenangan 4-1 Chicago Fire atas Inter Miami. Bagi Inter Miami, ini merupakan kekalahan kedua tanpa Messi setelah sebelumnya mereka gagal menjadi juara dalam final US Open Cup 2023 melawan Houston Dynamo.
Dalam dua pertandingan lainnya tanpa pemain berusia 36 tahun ini, klub yang dimiliki oleh David Beckham ini mencatat dua kali hasil imbang di MLS melawan Orlando City dan New York FC dengan skor yang sama, 1-1.
Kekalahan dari Chicago Fire membuat Inter Miami turun ke peringkat 14 di klasemen Wilayah Timur MLS dengan 33 poin. Ketika tidak diperkuat oleh Messi, Inter Miami masih berjuang di dasar klasemen.
Inter Miami berharap untuk meraih peringkat ke-9 di klasemen Wilayah Timur setidaknya. Inter Miami masih akan menghadapi Cincinnati dan berdua kali melawan Charlotte FC. Mereka memiliki peluang maksimal untuk mengumpulkan 9 poin.
Namun, poin maksimal ini tidak secara pasti akan menjamin mereka lolos ke babak play-off. Hasil dari tim lain seperti Chicago Fire, Montreal, New York City, DC United, Charlotte FC, dan New York Red Bull akan memengaruhi posisi mereka di klasemen.
Chicago Fire, Montreal, New York City, dan New York Red Bull masih memiliki dua pertandingan tersisa, sementara DC United hanya memiliki satu pertandingan.
Sedangkan Charlotte, sama dengan Inter Miami, memiliki tiga pertandingan tersisa di MLS. Tidak ada kepastian kapan Messi akan kembali, membuat Gerardo "Tata" Martino harus mencari strategi untuk memajukan timnya di MLS. Play-off dijadwalkan akan dimulai pada 25-26 Oktober 2023.