Suara Joglo - Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan berat di pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024 ketika mereka menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (23/9/2023).
Persib Bandung datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih tiga kemenangan berturut-turut melawan Persikabo 1973, Bhayangkara FC, dan Persita Tangerang. Bahkan, Persita Tangerang harus menelan kekalahan telak dengan skor 5-0 dari Maung Bandung.
Secara klasemen, Persib Bandung menduduki posisi ketiga dengan raihan 24 poin dari 14 pertandingan. Mereka menjadi tim paling produktif di Liga 1 dengan torehan 26 gol, seimbang dengan Madura United di posisi kedua.
Di sisi lain, Persebaya belum menunjukkan performa stabil sejak dilatih oleh Josep Gombau. Hasilnya, mereka mengalami kekalahan 0-3 dari Madura United, kemudian meraih kemenangan 3-1 melawan Arema FC. Pertandingan terakhir berakhir imbang 1-1 melawan Dewa United.
Kemenangan tunggal Persebaya datang saat berhadapan dengan rival abadinya, Arema. Namun, Arema FC sendiri sedang berjuang di zona degradasi BRI Liga 1 2023/2024. Pertandingan melawan Persib menjadi ujian sesungguhnya bagi Persebaya.
Rekor pertemuan Persebaya saat menjamu Persib mencatat fakta menarik. Hasilnya selalu imbang ketika Bajul Ijo bermain di kandang. Awal catatan ini dapat ditelusuri pada 2018, musim pertama Persebaya berkompetisi di Liga 1.
Persebaya kembali ke kasta tertinggi setelah menjadi juara Liga 2 2017. Kembalinya mereka memicu gairah pertemuan dua tim yang telah bersaing sejak era Perserikatan.
Pertemuan pertama mereka terjadi pada 26 Juli 2018. Persebaya yang dilatih oleh Alfredo Vera menjamu Persib di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sebelum pertandingan, penjualan tiket mengalami lonjakan yang signifikan. Hingga 50 ribu tiket, sesuai dengan kapasitas stadion, terjual habis. Antrean bahkan terlihat di tempat pembelian tiket offline.
Adalah rahasia umum bahwa suporter Bonek dan bobotoh Persib memiliki hubungan persaudaraan yang erat. Bonek menyambut kedatangan saudara-saudaranya dari Bandung di berbagai tempat, seperti stasiun dan terminal bus.
Pertandingan ini berlangsung seru, di mana Persib sempat unggul 3-0. Akhirnya, Persebaya harus menelan kekalahan di depan pendukungnya sendiri karena pertandingan berakhir dengan skor 4-3 untuk Maung Bandung.
Pertemuan berikutnya antara Persebaya dan Persib di Stadion Gelora Bung Tomo terjadi pada 5 Juli 2019. Menariknya, saat itu, Persebaya ditangani oleh Djadjang Nurdjaman, yang merupakan legenda hidup Persib.
Djadjang Nurdjaman tampaknya ingin membuktikan kualitasnya kepada klub yang pernah dibelanya sebagai pemain. Hasilnya, Persebaya tampil mengesankan dengan kemenangan telak 4-0, termasuk hattrick dari striker Amido Balde.
Pertemuan antara Persebaya dan Persib tidak terjadi di Liga 1 2020 karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia, menyebabkan kompetisi sepak bola Indonesia dihentikan.
Persebaya kembali berkesempatan menjamu Persib di Liga 1 2021/2022. Kali ini, situasinya masih di tengah pandemi. Oleh karena itu, kompetisi digelar dengan sistem bubble-to-bubble dan tidak ada pertandingan di Jawa Timur.
Persebaya saat itu menjadi tuan rumah di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 19 Maret 2022. Pertemuan ini menjadi penentu juara musim tersebut.
Sebelumnya, Persebaya sukses mengalahkan Persib dengan skor 3-0 di putaran pertama. Hasil ini memacu ambisi Persebaya untuk mengalahkan lawannya.
Persib masih bersaing dalam perebutan gelar juara Liga 1 2021/2022. Mereka berada di posisi runner-up dengan 66 poin, mendekati Bali United yang memimpin klasemen dengan 69 poin.
Duel ini berakhir imbang 1-1, dan Persib kehilangan peluang untuk meraih trofi. Bali United berhasil mempertahankan gelar yang sudah mereka raih di Liga 1 2019.
Persebaya sekali lagi tidak dapat menjamu Persib di Surabaya dalam Liga 1 2022/2023 karena renovasi Stadion GBT. Akibatnya, mereka harus bermain sebagai tim tamu. Pertandingan dilaksanakan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada 13 Maret 2023.
Kali ini juga berakhir imbang tanpa pemenang dengan skor 2-2. Persebaya sempat unggul 2-0, tetapi kemudian kebobolan melalui gol bunuh diri. Striker David da Silva mencetak gol penyama kedudukan di penghujung laga.