Sebut Cara Politik NasDem dan Anies Kasar, SBY Kecewa: It's Really Ugly!

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 01 September 2023 | 17:50 WIB
Sebut Cara Politik NasDem dan Anies Kasar, SBY Kecewa: It's Really Ugly!
Sebut Cara Politik NasDem dan Anies Kasar, SBY Kecewa: It's Really Ugly! (Instagram)

Suara.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menilai jika apa yang telah dilakukan Anies Baswedan dan Partai NasDem telah melebihi batas kepatutan moral usai tak jadi memilih Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres. 

SBY menegaskan apa yang ditelah diperbuat Anies dan Partai NasDem sepihak menjadikan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres justru itu sangat buruk. 

Awalnya ia menyampaikan, jika dirinya tak menyangka atas peristiwa yang terjadi. Terlebih dalam kurun tiga hari kemudian hal itu datang. 

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. [Tangkapan layar akun YouTube]
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. [Tangkapan layar akun YouTube]

"Sebetulnya kalau jujur ya saya pun tidak menyangka atas terjadinya kejadian itu, tiga hari yang lalu itu setelah setahun lamanya kurang lebih koalisi ini bersama sama berikhtiar berjuang untuk bisa menjadi kenyataan dan bisa mengusung capres-cawapres yang kita harapkan yang juga diinginkan oleh rakyat. Tiba-tiba terjadi lah peristiwa tiga hari itu," kata SBY saat memberi pengantar dalam Sidang MTP Demokrat di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023). 

Ia lantas menegaskan, jika dirinya bukan lah orang yang naif. Hal itu bukan tanpa sebab, pasalnya ia sudah mengikuti Pilpres sebanyak dua kali. 

Namun selama pengalamannya itu, SBY mengaku tak pernah menemukan kejadian buruk seperti yang dialami Demokrat kekinian. 

"Kalau saya berterus terang, sebetulnya saya tidak naif ya saya juga mengerti politik. Saya pernah menjadi capres dua kali, saya pernah bersama-sama menbangun koalisi dengan mitra dan tidak ada yang saya rasakan seperti tiga hari yang lalu itu," tuturnya. 

Lebih lanjut, Presiden keenam itu mengaku sudah mengetahui jika politik penuh dengan siasat dan intrik, namun apa yang dilakukan Anies dan NasDem itu sangat buruk. 

"Tapi saya tidak menyangka kalau tindakannya sejauh ini, menurut saya melebihi batas kepatutan moral dan etika dalam politik ya, kasar ya. Kalau bisa menggunakan istilah bahasa Inggris, it's really ugly, mudah-mudahan kita tidak melakukan perilaku politik seperti itu," pungkasnya. 

baca juga

Manuver PKB 

Sebelumnya, Partai Demokrat mengungkap pengkhianatan yang dilakukan oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem). Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memutuskan untuk memilih Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres mendampingi calon presiden (capres) Anies Baswedan di Pilpres 2024

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya melalui keterangan tertulisnya. 

Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, membagikan momen kebersamaan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ @aniesbaswedan]
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, membagikan momen kebersamaan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ @aniesbaswedan]

"Pada Selasa malam, 29 Agustus 2023 di NasDem Tower, secara sepihak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies, tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dan PKS," kata Teuku dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/8/2023). 

Teuku mengungkapkan kalau pada malam itu, Anies dipanggil Surya Paloh untuk menerima keputusan tersebut. Kemudian, pada 30 Agustus 2023, Anies meminta Sudirman Said untuk menyampaikannya kepada Demokrat dan PKS tanpa menemui secara langsung. 

Partai Demokrat sempat mengonfirmasi soal informasi tersebut kepada Anies. Anies pun tak bisa mengelaknya. 

"Ia (Anies) mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY Ungkap Pernah Diingatkan agar Hati-hati dengan Anies dan NasDem: Ternyata Mengandung Kebenaran

SBY Ungkap Pernah Diingatkan agar Hati-hati dengan Anies dan NasDem: Ternyata Mengandung Kebenaran

News | Jum'at, 01 September 2023 | 17:40 WIB

Demokrat Duga Ada Mastermind di Balik Duet Anies-Cak Imin

Demokrat Duga Ada Mastermind di Balik Duet Anies-Cak Imin

News | Jum'at, 01 September 2023 | 17:26 WIB

Meski Sudah Luntur, Tengok Lagi Jawaban AHY Balas Penawaran Anies Jadi Cawapres

Meski Sudah Luntur, Tengok Lagi Jawaban AHY Balas Penawaran Anies Jadi Cawapres

Kotak Suara | Jum'at, 01 September 2023 | 17:06 WIB

Walau Dikhianati, Spanduk hingga Baliho Raksasa Anies-AHY Masih Terpasang di Jakarta Barat

Walau Dikhianati, Spanduk hingga Baliho Raksasa Anies-AHY Masih Terpasang di Jakarta Barat

News | Jum'at, 01 September 2023 | 17:04 WIB

Terkini

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Kenapa Perut Bunyi Padahal Tidak Lapar? Ini 6 Alasannya Secara Medis

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 07:20 WIB

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Badland Hunters: Ketika Dunia Hancur, Apa yang Membuat Kita Tetap Bertahan?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:10 WIB

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Daftar Shio yang Ditakdirkan Kaya Raya dan Sukses di Usia Tua

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 06:50 WIB

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Di Balik Kekecewaan 5 cm, Saat Nostalgia Terbentur Realitas Prekuel

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 06:45 WIB

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Pasar Saham AS Rontok! Wall Street Berdarah Akibat Rekor Terburuk Sejak 2007

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 06:04 WIB

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

×