Paham Pentingnya Kebebasan Pers, Prabowo: Bisa Kasih Tahu Kita Ada Something Wrong

Ria Rizki Nirmala Sari | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 04 Januari 2024 | 17:41 WIB
Paham Pentingnya Kebebasan Pers, Prabowo: Bisa Kasih Tahu Kita Ada Something Wrong
Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto saat berdiskusi bareng PWI Pusat di Jakarta, Kamis (4/1/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto memandang penting kebebasan pers. Menurutnya, kebebasan pers menjadi salah satu elemen demokrasi, selain pemilihan umum (pemilu) yang digelar secara langsung oleh rakyat.

"Yang kedua adalah kebebasan pers. Kebebasan pers itu adalah check and balance untuk mengendalikan penguasa dan kekebasan dengan pers yang dinamis," kata Prabowo dalam diskusi bareng PWI Pusat di Jakarta, Kamis (4/1/2024).

Menurut Prabowo, kehadiran pers memang sebagai penyeimbang.

Bahkan menurutnya kritik dari media memang berguna untuk memberitahu letak kesalahan.

"Pers yang walaupun keras kadang-kadang sakit hati kalau kita baca, tapi itu menjadikan kita, memberitahu kita something wrong, ada masalah di negara kita. Sering dikatakan suatu negara yang persnya kuat tidak ada kelaparan itu salah satu," kata Prabowo.

Sebab, menurut Prabowo, setiap ada kejadian kelaparan tentu pers akan dengan sigap memberitakan, dengan begitu semua mengetahui dan akan membantu.

Prabowo mengakui kehadiran pers juga yang membuat dirinya bisa sampai pada titik saat ini.

"Dan saya tidak mungkin di sini tanpa pers yang bebas. Saya, partai saya bisa berkembang karena ada kebebasan pers, menurut saya kebebasan pers faktor demokrasi itu situasinya begitu," kata Prabowo.

Sebelummya, Prabowo menegaskan dirinya yang percaya dan komitmen dengan demokrasi.

Penegasan itu ia sampaikan dalam diskusi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam rangka menjelang Hari Pers Nasional (HPN) di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Mulanya, Prabowo bercerita tentang dirinya yang kerap dituduh akan melakukan kudeta. Tetapi seiring berjalannya waktu, tuduhan itu terbantahkan dengan sendirinya.

"Saya dulu tentara, banyak menuduh saya ini dan itu, mau kudeta ya kan. Tapi saya tidak kudeta, berkali-kali (tuduhan), nggak tahu, muka saya muka kudeta kali, tapi tidak," kata Prabowo, Kamis (4/1/2023).

Prabowo lantas menekankam dirinya yang percaya terhadap demokrasi. Hal itu terbukti dari proses yang pernah ia jalani, semisal konvensi Partai Golkar.

"Saya percaya demokrasi, saya ikut proses demokrasi puluhan tahun, saya ikut konvensi di Golkar. Waktu di situ saya lihat milih gak cocok sama saya, saya bikin partai baru setapak demi setapak demi setapak saya ikut pemilu sudah ke berapa kali," tutur Prabowo.

Prabowo menyebutkan proses demokrasi yang pernah ia lakukan. Mulai dari menjadi cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan presiden 2009, hingga keikutsertaannya menjadi calon presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Tetap Harus Perkuat Alutsista Meski Tak Ada Perang, Ini Alasannya!

Indonesia Tetap Harus Perkuat Alutsista Meski Tak Ada Perang, Ini Alasannya!

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 17:34 WIB

Strategi Prabowo Impor 1,5 Juta Sapi Perah untuk Pemenuhan Program Susu Gratis Anak-anak

Strategi Prabowo Impor 1,5 Juta Sapi Perah untuk Pemenuhan Program Susu Gratis Anak-anak

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 16:35 WIB

Apa Tema Debat Ketiga Capres? Ini Head to Head Ganjar vs Prabowo vs Anies

Apa Tema Debat Ketiga Capres? Ini Head to Head Ganjar vs Prabowo vs Anies

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:53 WIB

Prabowo Klaim Percaya Demokrasi, Meski Banyak Tuduhan dan Dianggap Muka Kudeta

Prabowo Klaim Percaya Demokrasi, Meski Banyak Tuduhan dan Dianggap Muka Kudeta

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:51 WIB

Mengintip Isi Garasi Budi Djiwandono, Punya Rp 8 M, Apa Mobilnya Sementereng Paman?

Mengintip Isi Garasi Budi Djiwandono, Punya Rp 8 M, Apa Mobilnya Sementereng Paman?

Otomotif | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:08 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB