Ogah Bicara Puas atau Tidak Puas Usai Debat, Ganjar: Saya Cuma Kepingin dalam Debat Data Saya Dibantah

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 07 Januari 2024 | 23:58 WIB
Ogah Bicara Puas atau Tidak Puas Usai Debat, Ganjar: Saya Cuma Kepingin dalam Debat Data Saya Dibantah
Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo (kanan) saat Debat Capres Ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo enggan bicara soal puas atau tidak puas setelah Debat Pilpres 2024 ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Ia mengaku hanya ingin dibantah mengenai data yang ia sampaikan dalam debat.

"Saya tidak bicara puas atau tidak puas tapi debat ini adalah edukasi kepada publik," kata Ganjar.

"Maka ketika ada statement datanya yang tidak benar, maka saya tunjukan data yang saya kepingin dalam konteks debat data saya dibantah," katanya.

Namun, Ganjar menyayangkan, jika dalam debat justru kompetitornya yakni calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto tak bisa memberikan bantahannya soal data yang dipaparkan.

"Sayang saya tidak mendapatkan itu. Maka, ketika kita berbicara, sebaiknya kita sama-sama hati-hati," tuturnya.

Lebih lanjut, Eks Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan, padahal dalam debat dirinya merasa sudah fair dengan memberikan kesempatan kepada Prabowo dibantu staf untuk menjelaskan dan membantah data yang disampaikan.

"Maka saya orang yang fair. Kalau tidak tahu, saya minta silahkan dikoreksi. Tapi kalau saya punya data ini dan anda tidak mampu mengatakan, maka anda harus mengakui bahwa saya adalah yang benar. Kecuali anda punya cara yang lain yang sudah saya berikan kesempatan," ujarnya.

"Silakan kali ini boleh dibantu. Sayang tidak ada yang dibantu, Maka publik, masyarakat perlu diberikan edukasi berbasis pada data sehinggaereka akan mengerti, itu benar, ini salah, ini omdo dan ini benar," sambungnya.

baca juga

Sebelumnya dalam debat Ganjar sempat menunjukan data terkait isu pertahanan dan keamanan. Dalam data itu menunjukan angka yang kecil tak ada pertumbuhan. Ia pun meminta penjelasan Prabowo mengenai hal itu.

Namun Prabowo meminta waktu kepada Ganjar untuk menjelaskannya dalam ruang atau forum lain. Ganjar bersikukuh bahwa data tersebut harus dibantah di dalam debat bahkan sampai mengizinkan untuk Prabowo dibantu staf.

"Oh nggak bisa pak, saya tidak dikasih waktu. Jadi anda tidak fair, anda minta saya kasih penjelasan yang begitu rumit tapi waktu saya terbatas," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Keberatan Ditanya Soal Etika, Anies: Harusnya Siapa Saja Boleh Tanya Apa Saja

Prabowo Keberatan Ditanya Soal Etika, Anies: Harusnya Siapa Saja Boleh Tanya Apa Saja

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 23:39 WIB

Prabowo Dinilai Kuasai Debat, Budiman: Dalam Pertahanan Ada Hal Yang Tidak Bisa Dibuka

Prabowo Dinilai Kuasai Debat, Budiman: Dalam Pertahanan Ada Hal Yang Tidak Bisa Dibuka

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 23:32 WIB

Anies Respons Ajakan Ngopi Prabowo: Pemimpin Harus Bisa Bicara Gagasan Dengan Waktu Terbatas

Anies Respons Ajakan Ngopi Prabowo: Pemimpin Harus Bisa Bicara Gagasan Dengan Waktu Terbatas

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 23:26 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×