Pernyataan Jokowi vs Anies Soal Lahan Milik Prabowo di Debat Capres

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 10 Januari 2024 | 09:49 WIB
Pernyataan Jokowi vs Anies Soal Lahan Milik Prabowo di Debat Capres
Beda Gesture Prabowo dan Anies Bicara Soal Etika: Satu Tatap Lawan Bicara, Lainnya Senyum-senyum ke Kamera [Tangkap layar Live Debat Pilpres Youtube Suara.com]

Suara.com - Tanah milik Prabowo Subianto menjadi topik perbincangan hangat setelah debat pilpres ketiga pada Minggu (7/1/2024) lalu. Ketika itu Anies Baswedan menyinggung Prabowo menggunakan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam debat capres 2019.

Anies mengaku ironis karena Prabowo memiliki lahan seluas 340 ribu hektar, padahal lebih dari separuh prajurit TNI tak punya rumah dinas. Lantas sebenarnya bagaimana pernyataan Jokowi vs Anies soal lahan milik Prabowo yang tengah jadi sorotan usai debat capres tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

Pernyataan Anies Baswedan Soal Lahan Milik Prabowo

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan didebat ketiga Pilpres 2024. [ss/kpu]
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan didebat ketiga Pilpres 2024. [ss/kpu]

Dalam debat pilpres ketiga, capres nomor urut 1 Anies Baswedan menyinggung capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang menguasai 340 ribu haktare lahan di Indonesia.

Menurut Anies, sebagian besar anggaran kementerian yang dipimpin Prabowo dihabiskan untuk membeli alat utama sistem pertahanan atau alutsista bekas, padahal lebih dari separuh prajurit TNI tidak punya rumah dinas.

"Saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas, menurut Pak Jokowi, ada menteri (Prabowo) punya lebih dari 320 hektare tanah di republik ini," ucap Anies Baswedan.

Anies lalu meralat angka yang dia sebutkan jadi 340 ribu hektare.  "Maaf Pak Prabowo angkanya terlalu kecil. Bukan 320 hektare, tapi 340 ribu hektare. Saya klarifikasi," sambung dia.

Prabowo lalu menyebut data yang dimiliki Anies itu salah. "Itu pun salah. Itu pun salah. Mas Anies jangan..." ucap Prabowo.

Pernyataan Jokowi Singgung Lahan Prabowo di Debat Capres 2019

Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto meninjau pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum di Jakarta International Expo pada Rabu (2/11/2022). [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto meninjau pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum di Jakarta International Expo pada Rabu (2/11/2022). [Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Topik tentang luas lahan Prabowo itu pernah diungkap Jokowi dalam debat capres 2019 lalu. Ketika itu Jokowi yang bersaing dengan Prabowo saling adu gagasan dalam tema Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.

Awalnya, Jokowi menjelaskan pencapaiannya selama menjadi Presiden RI periode 2014-2019. Salah satunya adalah memberikan konsesi melalui perhutanan sosial pada masyarakat adat hingga petani dan nelayan seluas 2,6 juta hektare.

baca juga

Bukan hanya membagikan lahan, Jokowi juga mengklaim pemerintah telah mendampingi masyarakat yang menerima konsesi itu untuk menggunakan lahan itu secara produktif. Dia juga mengatakan dalam dua tahun terakhir (2017 dan 2018) pemerintah telah membagikan sertifikat tanah pada masyarakat. 

Jokowi mengatakan tujuan pemberian sertifikat itu adalah agar masyarakat memiliki hak hukum yang jelas atas tanah yang mereka miliki. Dengan demikian dapat dijadikan jaminan atau agunan untuk mengakses modal ke perbankan. 

Namun, Prabowo menilai langkah bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan Jokowi bukanlah hal yang tepat. Itu karena jumlah penduduk tiap tahunnya terus bertambah, tapi luas tanah tak bertambah.

Menjawab sindiran pembagian sertifikat tanah, Jokowi menyatakan bahwa pemerintahannya tak membagikan lahan itu pada para pengusaha kaya atau korporasi.

Jokowi lalu menyinggung Prabowo yang memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan dan Aceh. Tak tanggung-tanggung, Jokowi menyebut Prabowo memiliki tanah seluas ratusan ribu hektar.

"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektar. Juga di Aceh tengah 120 ribu hektar. Saya hanya ingin menyampaikan pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya," ungkap Jokowi.

Di sesi pernyataan penutup, Prabowo membenarkan bahwa dia memiliki lahan seperti yang disebut Jokowi. Namun tanah yang dimilikinya itu berstatus Hak Guna Usaha (HGU) yang sewaktu-waktu bisa diambil negara.

"Tadi disinggung tentang tanah yang saya kuasai ratusan ribu di beberapa tempat, itu benar. Tapi itu adalah HGU, milik negara," tegas Prabowo.

Prabowo juga mengaku siap untuk mengembalikan semua lahan yang dimilikinya demi negara. "Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali dan kalau untuk negara saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya kelola karena saya nasionalis dan patriot," tutur dia.

Komentar Prabowo Soal Sindiran Anies

Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Capres nomor urut satu, Anies Baswedan (kanan) saat Debat Capres Ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) bersalaman dengan Capres nomor urut satu, Anies Baswedan (kanan) saat Debat Capres Ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Prabowo memberikan komentar soal kepemilikan lahannya yang disinggung Anies di debat pilpres ketiga. Sama seperti pernyataan pada debat pilpres 2019 lalu, Prabowo menegaskan bahwa status kepemilikan tanah itu adalah HGU.

"Ada pula yang nyinggung punya tanah berapa. Dia pintar atau goblok sih, dia ngerti nggak, ada HGU, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakai. Itu tanah negara, tanah rakyat, tanah bangsa," ucap Prabowo ketika orasi yang disambut riuh massa pada Selasa (9/1/2024) kemarin.

Prabowo menyebut daripada lahan ribuan hektare tersebut dikuasai orang asing, lebih baik dia saja yang mengelola. Meski begitu dia berjanji jika lahan itu dibutuhkan, maka siap menyerahkan pada negara.

"Tapi mana kali pemerintah memerlukan saya segera menyerahkan. Nggak usah dibawa-bawa debatlah, Anda hanya memperlihatkan ketololan Anda," ujar Prabowo.

Selain itu Prabowo mengungkap sebelum jadi Menteri Pertahanan (Menhan) sudah punya 500 ribu hektare lahan HGU, bukan 340 seperti yang diungkap Anies dalam debat. Prabowo juga mengatakan sudah ada lahan yang diserahkan ke negara, namun tak dijelaskan berapa luasan  yang diserahkan itu dari total 500 ribu hektare. Prabowo lantas menyebut ada yang sengaja mengungkit lahan HGU-nya, namun data tersebut salah. 

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Pilih Perut Meledak Dibanding Buka Rahasia, Dedi Mulyadi: Itu Falsafah Orang Sunda

Prabowo Pilih Perut Meledak Dibanding Buka Rahasia, Dedi Mulyadi: Itu Falsafah Orang Sunda

Kotak Suara | Rabu, 10 Januari 2024 | 09:33 WIB

Profil Pendekar Hukum Pemilu Bersih, Kelompok yang Laporkan Anies Usai Singgung Lahan Prabowo

Profil Pendekar Hukum Pemilu Bersih, Kelompok yang Laporkan Anies Usai Singgung Lahan Prabowo

Kotak Suara | Rabu, 10 Januari 2024 | 09:18 WIB

Sosok Keponakan Prabowo dari Keluarga Cendana yang Nyaleg di Pemilu 2024: Pernah Jadi Korban Penipuan Rp2 T

Sosok Keponakan Prabowo dari Keluarga Cendana yang Nyaleg di Pemilu 2024: Pernah Jadi Korban Penipuan Rp2 T

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 09:08 WIB

Prabowo Hadiri Deklarasi Dukungan Relawan Nelayan, Gibran Temui 1000 Kiai di Banyuwangi

Prabowo Hadiri Deklarasi Dukungan Relawan Nelayan, Gibran Temui 1000 Kiai di Banyuwangi

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 08:30 WIB

Beda dengan Nagita Slavina, Raffi Ahmad Tetap Senyum saat Pipinya Dicubit Fans

Beda dengan Nagita Slavina, Raffi Ahmad Tetap Senyum saat Pipinya Dicubit Fans

Entertainment | Rabu, 10 Januari 2024 | 08:30 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB

×