Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, menyoroti belum adanya kejelasan terkait ganti rugi harta benda korban kebakaran depo BBM Plumpang, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat (3/3/2023).
Diinformasikan oleh Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu melalui akun Twitter @fktmb bahwa hingga hari ini korban masih belum mendapatkan kepastian dan keadilan.
Padahal, upaya surat menyurat hingga diterimanya delegasi warga oleh Pertamina telah dilakukan namun belum ada kejelasan terkait ganti rugi harta benda para korban.
Menanggapi hal itu, Andi menyoroti bagaimana korban kebakaran depo BBM Plumpang terkena musibah namun justru disalahkan.
Menurutnya, tindakan semacam itu sangat jahat karena tidak menunjukkan sedikitpun empati terhadap para korban tersebut.
“Mereka terkena musibah, kehilangan nyawa orang-orang yang mereka cintai, lalu di framing bahwa musibah yang mereka terima itu karena salah mereka sendiri, tak ada empati. Sungguh jahat sekali,” ujar Andi, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @AndiSinulingga pada Jumat (9/6/2023).
Sementara itu, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat dianggap sebagai salah satu pihak yang dianggap perlu ikut bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Anies dianggap perlu ikut bertanggung jawab karena Anies yang memberikan izin mendirikan bangunan (IMB) sementara pada warga Tanah Merah Plumpang saat masih menjabat.
Padahal, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pernah mengingatkan Anies soal tidak perbolehkan adanya pemukiman dalam jarak tertentu dari Depo BBM.
Namun, menurut Sosiolog Musni Umar, Anies hanya merealisasikan jani politik pendahulunya yang belum sempat dilaksanakan tapi sudah maju sebagai calon presiden.