Pegiat media sosial Denny Siregar mengungkapkan bahwa saat ini Partai NasDem dan bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan tidak terlihat membuat kegiatan 'kerumunan'.
Hal itu diungkapkan Denny Siregar melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Denny Siregar mempertanyakan apakah hal tersebut lantaran berkaitan dengan finansial atau keuangan dari Partai NasDem.
"Betewe, kok gua sekarang jarang liat Anies dan Nasdem bikin kerumunan massa lagi ya? Apa udah kering kerontang," ujar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Dennysiregar7, Sabtu (10/6).
Sementara itu, sebelumnya Denny Siregar mengungkapkan bahwa Partai NasDem tidak bisa sendirian dalam mencalonkan Anies Baswedan sebagai capres di Pilres 2024 mendatang.
Hal itu ditegaskan Denny Siregar seperti dalam tayangan YouTube 2045 TV.
Denny Siregar pun menyebut bahwa hal itu karena jumlah suara Partai NasDem di parlemen masih tidak cukup .
"NasDem enggak bisa sendirian calonkan Anies Baswedan karena jumlah suara mereka di parlemen enggak cukup memenuhi syarat untuk calonkan orang menjadi calon presiden. NasDem butuh dua partai lain yaitu Demokrat dan PKS supaya bisa genap suara mereka bertiga dalam pencalonan," papar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari tayangan YouTube 2045 TV.
Sementara itu, Anies Baswedan mengatakan bahwa dalam safari politiknya, ia mengatakan telah mengunjungi hampir 70 daerah di Indonesia untuk safari.
"Mungkin hampir 70an kota," kata Anies dalam tayangan YouTube Idn Times, 16 Mei 2023 lalu.
Dikatakan pembiayaannya saat mengunjungi berbagai daerah untuk safari memang mayoritas dari NasDem. Namun itu bukan hanya dari DPP tapi juga dari NasDem daerah. Termasuk juga para relawannya.
"Tergantung, mayoritas dari NasDem. Ketika trip itu dilakukan ke berbagai kota. Sebagian adalah kita sendiri. Yang kelilingnya itu darat, itu kita sendiri. Dan acara-acara yang dilakukan itu, itu adalah acara yang hampir semua sifatnya desentralistik," kata Anies.
"Jadi ketika saya menyebut nama NasDem itu bukan berarti NasDem Jakarta atau pusat saja. Tapi di daerah-daerah dan relawan-relawan daerah," tandasnya.