“Prabowo jelas independen. Dia sendiri adalah king maker untuk dirinya sendiri tuh. Yang berbahaya justru Ganjar,” sambung Rocky.
Namun, Ganjar dinilai lebih berbahaya dari dua bakal calon presiden yang ada lantaran pencalonannya oleh PDI Perjuangan (PDIP) hanya hasil dari sebuah transaksi.
Tak heran, Ganjar diyakini akan lemah dalam menentukan susunan kabinetnya hingga wakil presidennya karena persoalan tersebut.
“Ganjar tetap dianggap sebagai orang yang dari awal sebetulnya hasil transaksi aja. Hasil barter aja sebetulnya. Karena itu Ganjar yang paling lemah dalam menentukan modus kabinetnya nanti. Apalagi menentukan wakil presiden,” jelas Rocky.