Elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto memberikan wejangannya terkait dengan kebijakan subsidi untuk pembelian mobil listrik di Indonesia.
Dirinya mengatakan kebijakan tersebut tak hanya wajib dikaji ulang, tetapi sebaiknya tak dijalankan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Menurutnya, hal lebih baik yang bisa dilakukan oleh pemerintah, yakni mengalirkan dana subsidi tersebut kepada yang lebih membutuhkan seperti masyarakat miskin alias wong cilik.
Tak hanya itu, dibandingkan dengan memberikan subsidi kepada masyarakat yang jelas-jelas memiliki ekonomi yang lebih karena dapat membeli mobil listrik, dirinya menyarankan hal ini lebih baik disalurkan untuk subsidi transportasi umum.
Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan begitu menurutnya akan lebih berguna dan dirasakan langsung oleh masyarakat di Indonesia.
“APBN yang langka dan terbatas ini harusnya diarahkan kepada masyarakat yang tidak mampu, khususnya diprioritaskan untuk subsidi pupuk, subsidi energi, subsidi tarif KRL dan sebagainya,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara Liberte, Rabu (14/6/2023).
Diketahui, pemerintah terus mendorong terealisasinya kebijakan subsidi mobil listrik demi berkembangnya ekosistem kendaraan hijau di Indonesia.