"Sebagai catatan NasDem hanya punya kursi sebanyak 10,26 persen saja di DPR RI, jadi mereka belum layak untuk mencalonkan calon presiden sendirian di Pilpres 2024," tutur Denny Siregar.
Dengan begitu, Denny Siregar pun menyebut bahwa NasDem kemudian mengajak dua partai lainnya untuk mengusung bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan agar bisa memenuhi syarat pencalonan di Pilpres 2024 nanti.
"Karena itulah NasDem mengajak Demokrat dan PKS bersama-sama dan mengikatkan diri dalam koalisi perubahan, supaya bisa memenuhi syarat untuk mencalonkan Anies Baswedan," tandasnya.
Sementara itu, baru-baru ini, elite NaDem Ahmad Ali mengatakan bahwa mitra koalisinya yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak serius menggaungkan Anies Baswedan. Bahkan menurutnya, merekalah yang telah menyebabkan elektabilitas Anies Baswedan berada di urutan ketiga setelah bacapres lainnya, seperti Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Ya harusnya itu lah poin pertama (tidak maksimal sosialisasi Anies), harusnya itu lah uang menjadi (permasalahan) kita. Koalisi kan sudah terbentuk, di dalam koalisi ini yang disepakati itu hanya 1 poin, tentang capres," ucapnya dikutip dari Tv One.