Pakar semiotika Institut Teknologi Bandung (ITB) Acep Iwan Saidi menilai bahwa mimpi Presiden ke-8 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempunyai narasi yang canggih.
"Saya kira ini juga kecanggihan Pak SBY dalam menyusun narasi ini kan," kata Acep dikutip Liberte Suara, Kamis (22/6/2023), dari kanal YouTube CNN News Indonesia.
Dalam narasinya, kata Acep, SBY ingin menyampaikan bahwa tiga presiden dalam mimpi tersebut pulang ke kampung halaman masing-masing setelah melakukan perjalanan menumpangi kereta api.
Lebih lanjut, ujar Acep, ada sebuah agenda penyerahan kepemimpinan bangsa kepada generasi penerus yang berusia muda.
"Apa sebenarnya yang ingin disampaikan, ada yang mengatakan bahwa ini sebuah salam perpisahan dari Presiden ke-8 kepada presiden-presiden sebelumnya," terangnya, menambahkan
Kepada khalayak, SBY mencoba mengajak pemimpin-pemimpin muda untuk mengambil alih kemudi kepemimpinan bangsa setelah presiden sebelumnya pulang kampung.
"Karena presiden sebelumnya pulang ke tempat masing-masing, artinya ketika Pak SBY, Jokowi, dan Ibu Mega pulang ke kampung masing-masing seolah-olah 'mari kita serahkan persoalan bangsa itu ke anak muda, Presiden ke-8 itu,'" terangnya.
"Semacam penyerahan ke generasi penerus tapi itu menurut saya," pungkasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: SBY Ketahuan Korupsi, Rugikan Negara Hingga Ratusan Triliun Rupiah?